Loading...

Friday, June 4, 2010

Mengikuti Tuhan Yesus Dengan Penuh Sukacita


Mengikuti Tuhan Yesus Dengan Penuh Sukacita


“Mereka yang tersebar itu menjelajah seluruh negeri itu sambil memberitakan Injil. Dan Filipus pergi ke suatu kota di Samaria dan memberitakan Mesias kepada orang-orang di situ. Ketika orang banyak itu mendengar pemberitaan Filipus dan melihat tanda-tanda yang diadakannya, mereka semua dengan bulat hati menerima apa yang diberitakannya itu. Sebab dari banyak orang yang kerasukan roh jahat keluarlah roh-roh itu sambil berseru dengan suara keras, dan banyak juga orang lumpuh dan orang timpang yang disembuhkan. Maka sangatlah besar sukacita dalam kota itu.” ( Kisah Rasul 8:4-8 )


Gereja sebagai persekutuan orang yang percaya dan mengaku Yesus Kristus sebagai Anak Allah Yang Hidup, Tuhan dan Juruselamat, terjadi pertama sekali di kota Yerusalem karena pencurahan Roh Kudus ( Kis 2:1-11 ). Dalam usia yang sangat muda, Gereja telah mengalami tantangan, tekanan bahkan aniaya yang hebat ( Kis 8:1b). Penganiayaan itu mengakibatkan orang-orang Kristen di Yerusalem menyingkir dan pergi ke berbagai tempat di luar Yerusalem ( Yudea dan Samaria), kecuali rasul-rasul.

Uniknya, sekalipun orang-orang Kristen itu mengalami penganiayaan yang hebat, mereka tidak menjadi mundur atau murtad. Apapun yang terjadi, mereka tetap setia dalam iman kepada Tuhan Yesus Kristus. Diaken Filipus adalah salah seorang dari orang-orang Kristen di Yerusalem yang menyingkir ke daerah Samaria. Dalam kesetiaan imannya kepada Tuhan Yesus, Filipus tidak hanya menyingkir ke daerah Samaria, melainkan dengan penuh sukacita ia memberitakan tentang Tuhan Yesus kepada penduduk di daerah Samaria. Allah memberkati pekerjaan Filipus sehingga orang-orang yang mendengar pemberitaannya menjadi percaya dan mengaku Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamatnya.

Sebagai pengikut Kristus, kita juga hendaknya setia dalam iman kepada Tuhan Yesus dan tetap mengikut Tuhan Yesus dengan penuh sukacita. Meskipun tantangan dan pergumulan datang silih berganti, iman kita justru semakin kuat dan teguh dari waktu ke waktu. Tuhan Yesus sendiri mengatakan, “ Setiap orang yang mau mengikut Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya dan mengikut Aku.” ( Matius 16:24 ).

Ironisnya, dewasa ini banyak juga orang kristen yang meninggalkan imannya hanya karena uang, jabatan, cinta dan sejumlah alasan lainnya. Memang mengikut Kristus Yesus tidak mudah, tetapi hanya melalui Yesuslah, kita diselamatkan dari api neraka.


Soli Deo Gloria


No comments:

Post a Comment