Loading...

Monday, January 12, 2015

Apakah Makna Baptisan Yesus ?



Apakah Makna Baptisan Yesus ?


“Maka datanglah Yesus dari Galilea ke Yordan kepada Yohanes untuk dibaptis olehnya.Tetapi Yohanes mencegah Dia, katanya: "Akulah yang perlu dibaptis oleh-Mu, dan Engkau yang datang kepadaku?"Lalu Yesus menjawab, kata-Nya kepadanya: "Biarlah hal itu terjadi, karena demikianlah sepatutnya kita menggenapkan seluruh kehendak Allah." Dan Yohanes pun menuruti-Nya” (Matius 3 :13-15)

 Gambar : Yesus dibaptis oleh Yohanes pembaptis di sungai Yordan dengan cara percik/siram,air dituangkan ke atas kepala/tubuh (bukan celup/selam)

Banyak pertanyaan muncul di sekitar baptisan Yesus oleh Yohanes Pembaptis. Bila baptisan dimaksudkan sebagai lambang pencucian dosa, apakah itu berarti Yesus juga berdosa? Apakah baptisan Yesus itu melambangkan pertobatan Dia dari dosa-dosa-Nya? Kalau Ia pun berdosa, bagaimana Ia bisa menjadi "penebus dosa" manusia? 

Yesus adalah Firman Allah yang datang menjadi manusia.Yesus Kristus adalah Anak Allah Yang Hidup.Yesus Kristus adalah Tuhan Allah Juruselamat manusia.Yesus Kristus adalah Tuhan Allah Yang mengampuni dosa umat-Nya.Para teolog menyimpulkan bahwa baptisan Yesus mempunyai makna yang lain daripada yang lain. Baptisan ini dimaksudkan untuk memasukkan Yesus kedalam maut ( kematian ) dan untuk menerima dan melaksanakan tugas dan kehendak Allah (Bdk Matius 3 :14-15, Lukas 12:50, Ibrani 2:9). Tetapi kita orang Kristen dibaptis supaya kita memiliki jaminan/tanda (materai) dari Allah bahwa kita telah turut mati dalam kematian Kristus dan telah turut bangkit dalam kebangkitan Kristus.(Bdk Roma 6 :1-11, Kolose 2 : 11-15 ).

“Demikianlah hendaknya kamu memandangnya : bahwa kamu telah mati bagi dosa, tetapi kamu hidup bagi Allah dalam Kristus Yesus “ (Roma 6:11).

Baptisan kepada Yesus Kristus di sungai Yordan adalah sangat lain sekali. Baptisan Yesus bukan baptisan proselit ( kepada Yahudi), bukan pula pertobatan dan penyucian dosa. Tetapi baptisan Yesus berisi dua hal, yaitu :
  1. Pertama, baptisan itu memasukkan Yesus ke dalam maut dan kematian, untuk menerima tugas dan kehendak Allah menggenapi Hukum Taurat Musa dan nubuat kitab para nabi (Bdk. Matius 3 :14-15, Lukas 12:50, Kejadian 3:15, Yesaya 53, Ibrani 2:9)
  2. Kedua, merupakan penobatan atau pengurapan-Nya untuk memulai tugas-tugas misi pelayan-Nya di dalam dunia ini.
Soli Deo Gloria



No comments:

Post a Comment