Loading...

Thursday, April 3, 2014

Mengapa kita tidak boleh berdoa melalui Bunda Maria ? Apakah Bunda Maria adalah Juruselamat dan Pengantara antara Allah dan manusia ?



“Mengapa kita tidak boleh berdoa melalui Bunda Maria ? Apakah Bunda Maria adalah Juruselamat dan Pengantara antara Allah dan manusia ?”



“Janganlah kamu memberi dirimu disesatkan orang dengan cara yang bagaimanapun juga! Sebab sebelum Hari itu haruslah datang dahulu murtad dan haruslah dinyatakan dahulu manusia durhaka, yang harus binasa,” ( 2 Tesalonika 2:3)

Posisi Maria di Alkitab.

Untuk tidak membuat artikel ini terlalu panjang saya akan tuliskan dengan singkat posisi ibu Yesus sesuai konteksnya.

1. Maria hamba Tuhan. Kata Maria: “Sesungguhnya aku ini adalah hamba Tuhan; jadilah padaku menurut perkataanmu itu.” Lalu malaikat itu meninggalkan dia. (Luk 1:38);  Maria adalah keturunan suku Yehuda (akar datangnya kata ”Yahudi”), seorang hamba TUHAN yang rendah hati, Tercatat 3 (tiga) kali sebagai wanita perawan, namun status ”perawan” ini bukanlah titel Maria, hanya menceritakan bahwa Yesus akan lahir tanpa hasil dari persetubuhan sebagaimana umumnya lahirnya manusia, tetapi melalui Roh Kudus (dikandung oleh Roh Kudus). Maria tidak perawan lagi sebab melalui Yusuf, suaminya, ia melahirkan beberapa putra dan putri (Bdk Mark 6:3; Mat 12:46-47; Luk 8:19).

2. Maria tidak perawan dan tidak bergelar “Perawan.” Setelah Yesus lahir. Hubungan Yusuf dan Maria menghasilkan beberapa anak. Baca Kotak tulang (ossuary) Yakobus, saudara Yesus (Yesus) ditemukan! Alkitab tidak penah menggelari Maria dengan “Perawan Maria.” Tidak pernah! Injil menjelaskan jauh lebih lengkap tentang Maria, ibu Yesus, dibanding Quran, namun kata “perawan” lebih banyak terdapat di Quran. Apakah Islam juga anak perempuan dari gereja Roma Katolik (Bdk Wah 17)?

3. Maria tidak punya otoritas rohani atas Yesus. Maria, ibu Yesus, ditegur oleh Putranya beberapa kali karena mencoba mencampuri pekerjaan Bapa Sorgawi yang telah dipercayakan kepada Putra-Nya:
  • “Mengapa kamu mencari Aku? Tidakkah kamu tahu, bahwa Aku harus berada di dalam rumah Bapa-Ku?” (Luk 2:49)
  • “What is it to me and to you, woman? [Aramaic Pershitta], Woman, what have I to do with thee? [KJV] (Yoh 2:4). Maria tidak dipanggil ibu, tetapi “wanita” dan Yesus menolak keras diatur oleh ibunya dalam masalah kerohanian.
  • “Siapa ibu-Ku? Dan siapa saudara-saudara-Ku?” Lalu kata-Nya, sambil menunjuk ke arah murid-murid-Nya: “Ini ibu-Ku dan saudara-saudara-Ku! (Mat 12:48-49; sama pada Luk 8:19-21)
4. Maria orang berdosa. Maria juga orang berdosa, sama seperti semua keturunan Adam dan Hawa.Maria membawa dua burung tekukur untuk pentahiran dirinya sendiri sesuai perintah Musa (Luk 2:24; Imamat 12:8).

Karena semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah, (Rom 3:23). Pernyataan yang sama juga tertulis pada Mazmur 14:1-3; 53:2-4; 143:2. Para pemimpin Katolik umumnya mengakui bahwa doktrin Maria tanpa dosa sungguh tidak berdasarkan Alkitab.

5. Maria bukan pendoa syafaat bagi yang hidup.  Maria bukanlah mediator (pengantara) antara manusia yang hidup dengan Allah yang di sorga. Satu-satunya mediator tersebut adalah Yeshua Ha Mashiah/Yesus Kristus (1Tim 2:5-6).

6. Maria tidak bisa menyelamatkan siapapun. Maria bukanlah juga Juruselamat bagi orang berdosa, sebab ia sendiri perlu diselamatkan. Keselamatan hanyalah di dalam satu nama: Nama Yesus Kristus (Yoh 14:6; Kis 4:12).

7. Maria telah mati, umat TUHAN dilarang berhubungan dengan orang mati.  Maria telah mati dan rohnya telah beristirahat dengan tenang. Berbicara kepada orang yang telah mati, sekalipun ia mati sebagai orang suci, adalah kekejian bagi Allah ( Ulangan 18:11-14 )

8. Maria bukan Allah. Dilarang disembah. Gereja Roma Katolik telah menghapus larangan kedua pada 10 Perintah Allah (lihat gambar di atas) Penyembahan (beribadah, mengagungkan dengan mencium, berlutut dan mengarak merupakan bagian dari tindakan penyembahan) kepada apapun juga diluar dari Pencipta alam semesta dan isinya (Mazmur 24:1-2) adalah pelanggaran dari perintah pertama dan kedua dari Sepuluh Perintah Allah (Kel 20:2-6). Bentuk penyembahan nampak pada ayat-ayat ini: Musa menyembah TUHAN : Segeralah Musa berlutut ke tanah, lalu sujud menyembah (Kel 34:8)

Seruan raja Daud kepada orang percaya untuk menyembah TUHAN : Biarlah kita menghadap wajah-Nya dengan nyanyian syukur, bersorak-sorak bagi-Nya dengan nyanyian mazmur.  Masuklah, marilah kita sujud menyembah, berlutut di hadapan TUHAN yang menjadikan kita. (Mazmur 95:2,6).

 Umat Katolik berdoa dan berbicara kepada patung Bunda Maria untuk minta berkat dan perlindungan.Firman TUHAN : Yesaya  42:8 : "Aku ini TUHAN, itulah nama-Ku; Aku tidak akan memberikan kemuliaan-Ku kepada yang lain atau kemasyhuran-Ku kepada patung"


Jadi jika Anda (orang Katolik) menyanyikan pujian dan berdoa dihadapan patung Maria, Anda sesungguhnya telah menyembah patung tersebut. Jika Anda berlutut dan sujud di depan Maria, Anda juga termasuk menyembah Maria. Anda bisa berargument bahwa “Ya saya melakukan semua itu, tapi sungguh saya tidak menyembah Maria!” Inilah yang saya sebut masalah ARTI / DEFINISI dari sebuat kata. Tentu Yesus akan memakai definisinya sendiri ketika Ia menghakimi kita ketika Ia kembali untuk kedua kalinya. Yang terpenting adalah “kita dapat mengatakan apapun kepada orang lain, tetapi Bapa Sorgawi mengetahui setiap motif dan pikiran kita. Dan standard dari penghakiman-Nya adalah firman-Nya yang tertulis, yaitu Alkitab:

Sebab firman Allah hidup dan kuat dan lebih tajam dari pada pedang bermata dua manapun; ia menusuk amat dalam sampai memisahkan jiwa dan roh, sendi-sendi dan sumsum; ia sanggup membedakan pertimbangan dan pikiran hati kita. Dan tidak ada suatu makhlukpun yang tersembunyi di hadapan-Nya, sebab segala sesuatu telanjang dan terbuka di depan mata Dia, yang kepada-Nya kita harus memberikan pertanggungan jawab. (Ibrani 4:12-13).

Doc Marquis, ex-dukun Luciferian membuktikan bahwa Perawan Maria yang disamakan dengan ratu sorga di dalam doktrin Katolik adalah Semiramis, Ratu Sorganya penyembahan berhala Babilonia. 

Karena itu tunduklah kepada Allah, dan lawanlah Iblis, maka ia akan lari dari padamu! Mendekatlah kepada Allah, dan Ia akan mendekat kepadamu. Tahirkanlah tanganmu, hai kamu orang-orang berdosa! dan sucikanlah hatimu, hai kamu yang mendua hati! Sadarilah kemalanganmu, berdukacita dan merataplah; hendaklah tertawamu kamu ganti dengan ratap dan sukacitamu dengan dukacita. Rendahkanlah dirimu di hadapan TUHAN, dan Ia akan meninggikan kamu. (Yak 4:7-10)

Marialogi : “Belajar Doktrin Maria untuk membongkar kesesatan gereja Katolik dan umat Katolik”

Tuesday, March 25, 2014

“Praktek Sihir,Okultisme dan Kuasa Gelap Di dalam Gereja" ( Oleh : Mukendi )"



“Praktek Sihir,Okultisme dan Kuasa Gelap
Di dalam Gereja” 
(Oleh : Mukendi)

(Kesaksian Mukendi Mantan Seorang Tukang Sihir  Dan Pengikut Satan/Lucifer di Zaire Afrika Yang Telah Diselamatkan)





“Lalu aku mendengar suara lain dari sorga berkata: "Pergilah kamu, hai umat-Ku, pergilah dari padanya supaya kamu jangan mengambil bagian dalam dosa-dosanya, dan supaya kamu jangan turut ditimpa malapetaka-malapetakanya.” ( Wahyu 18:4)



Pemerintahan Lucifer (Iblis dan roh-roh jahat) terorganisasi dengan rapi. Lucifer mulai menunjukkan bagaimana pemerintahannya terorganisasi. Berikut ini adalah hirarki kekuasaan iblis :

1. Lucifer sendiri, majikan tertinggi dari segala kejahatan.

2. Rosa, yang disebut naga ; mereka yang berdoa rosario secara langsung berkomunikasi dengannya.

            Gereja Roma Katolik berdoa kepada Bunda Maria (Doa Rosario Dan Salam Maria) sebagai perantara antara Allah  dan manusia

3. Maria Marguela, sosok yang sering muncul dalam penglihatan dan mimpi, berperan sebagai Bunda Maria, ibu Tuhan kita, Yesus Kristus. Ini adalah untuk membutakan dan menipu pikiran umatAllah. Roh ini (malaikat yang jatuh) mengendalikan seluruh jenis mahkluk di dunia di bawah air.

4. Ke 57 malaikat yang jatuh itu mengelilingi Lucifer sebagai pengawal pribadinya.

5. Roh-roh jahat yang adalah malaikat-malaikat yang  jatuh di dalam neraka. Mereka merupakan kuasa-kuasa yang menghancurkan yang sangat kuat dan mereka sangat gemar akan darah. Bila mereka dipanggil keluar dari neraka untuk suatu tugas, maka mereka tidak akan kembali tanpa menghancurkan segala sesuatu yang mereka lalui.

6. Malaikat-malaikat lain yang jatuh di atmosfir udara atau di angkasa. Mereka adalah roh-roh penipu yang membutakan manusia agar tidak mengenal Allah yang benar (Bapa, Putera dan Roh Kudus).

7. Roh-roh orang mati yang sebelumnya dalam dosa. Bila seseorang yang hidup di dalam dosa dibawah pimpinan roh-roh penipu itu mati, maka roh-roh itu akan meninggalkannya dalam keadaan tetap sebagai roh manusia, yang kemudian berke-lana melayang-layang mencari kesempatan untuk menguasai manusia yang hidup.

8. Murid-murid Lucifer : 140 murid yang lulus setiap 10 tahun sekali. Setiap 10 tahun, Lucifer memilih dari seluruh negara-negara di dunia, orang-orang yang dianggap berkualifikasi untuk menjadi murid-murid sekolah rahasianya. Mereka begitu ahli di dalam hal memanfaatkan roh-roh jahat, terutama roh-roh orang mati yang tidak memiliki Yesus dalam hidup mereka dan mereka yang memiliki moral rendah, sekalipun mereka mengaku memiliki Yesus dalam hidup mereka dibumi.

9. Utusan-utusan : (dikirim sebagai wakil-wakil setan di dalam masyarakat manusia). Peran mereka adalah untuk bekerja bagi Lucifer dan bagi keuntungan kerajaannya ; mereka termasuk tukang tenung, dukun, tukang sihir dan sebagainya.

10. Penonton-penonton setan yaitu orang-orang yang mempergunakan barang-barang dari para utusan setan untuk membuat hidup mereka berhasil secara materi dan fisik, tetapi tidak menaruh perhatian sedikitpun terhadap  setan.

Jam-jam Kegiatan Maupun Istirahat Maksimum (Siang Dan Malam).

Dan bagi orang orang yang mengasihi Allah, para utusan itu menarik mereka masuk ke dalam gereja dan aliran pemujaan setan yang memakai Alkitab dan nama Allah secara salah. Bahkan, aku biasanya melayani komuni kudus dengan salah seorang imam gereja Roma Katolik. Beberapa utusan iblis memiliki rumah-rumah magis dimana mereka menjual benda-benda magis bagi orang-orang yang ingin memiliki kuasa untuk dapat melakukan mukjizat-mukjizat yang menonjol seperti kesembuhan, ramalan masa depan atau kemakmuran. Aku melihat banyak penginjil yang mencari ketenaran dan popularitas dihadapan manusia dan yang lebih mencari hal-hal materi daripada Tuhan sendiri. 

Mereka menekankan mukjizat, akan tetapi hidup dalam dosa. Beberapa di antara para penginjil yang seperti itu menjalin hubungan dengan rumah-rumah magis seperti "la Maison Canadienne" (Canadian House). Mereka yang berada di bawah pelayanan orang-orang yang seperti itu telah ditipu dan kehidupan rohaniah mereka berada di dalam bahaya. Bila mereka menerima Yesus sebagai Juruselamat pribadi mereka, mereka tetap bergumul untuk hidup sebagai orang Kristen yang berkemenangan atas dosa. Mereka selalu goncang dan sangat kedagingan.

Melalui Doa Rosario Dan Salam Maria.

Hal ini sangat lumrah dimana-mana, akan tetapi inilah pintu masuk yang tersamar, yang tidak tampak, bagi roh-roh jahat untuk masuk dan menyiksa hidup orang. Di langit, ada roh iblis yang bernama Rosa dan orang-orang atau aliran pemujaan yang mempergunakan rosario untuk berdoa,dipercayai memiliki hubungan dengan roh malaikat yang jatuh itu. Roh iblis lain yang bernama Maria Marguela tinggal di Samudera Pacific. Ia adalah ratu dari dunia di bawah samudera tersebut dan dialah yang berperan sebagai Bunda Maria. 



Ia sama sekali bukanlah ibu dari Tuhan kita Yesus. Bila ada yang berdoa melalui Maria, maka ia membuka hidupnya untuk dikendalikan roh jahat yang bernama Maria Marguela itu. 


Rosa menghuni atmosfir dunia roh yang berada di antara langit pertama dengan langit ketiga. Aku sangat sering berhubungan dengannya setelah "baptisan"ku.Rosa adalah satu sosok yang sangat berbahaya, seperti juga mereka yang lain. Untuk menghubunginya, aku mempergunakan nomor 9 dan 11 yang diberikan setan kepadaku.
Itulah nomor-nomor yang kupergunakan untuk berhubungan dengannya sebelum aku diselamatkan.

Melalui Gereja Dan Aliran Pemujaan Yang Suam

Gereja yang suam yang tidak mempercayai perwujudan Roh Kudus merupakan sasaran empuk bagi serangan-serangan iblis. Ada diantaranya yang mengadakan hubungan dengan roh-roh orang mati.Hal ini ditunjukkan dengan cara pergi ke kuburan untuk berdoa dengan mempergunakan air yang dikatakan sebagai kudus (Holy Water), lilin, rempah-rempah serta menjalankan upacara-upacara yang tidak alkitabiah. 

Gereja seperti itu merupakan pintu masuk untuk dikuasai oleh roh-roh jahat. Ketika aku berhamba pada iblis, aku sering mengikuti kebaktian di gereja-gereja seperti itu.

Aku merupakan anggota semua gereja-gereja itu, bukan karena aku membutuhkan Yesus, akan tetapi karena gereja-gereja tersebut merupakan lahan pembuangan bagi semua roh-roh jahat yang bermacam ragam yang dapat dibayangkan.

Aku juga seringkali mengunjungi aliran-aliran pemujaan yang menyangkali keilahian Yesus Kristus. Biasanya, agen-agen iblis cenderung untuk menyukai gereja-gereja seperti itu karena doktrin-doktrin palsu yang dipropagandakan disitu. Akibatnya, sering kali gereja-gereja seperti itu terlibat di dalam perselisihan, pertengkaran dan bentuk-bentuk perbuatan amoral lainnya yang bertentangan dengan Firman Allah.

(Diceritakan oleh Mukendi saat dia masih menjadi Hamba Iblis (Lucifer)

Tuesday, January 21, 2014

“AIR KEHIDUPAN”



“AIR KEHIDUPAN”


 Renungan Firman Tuhan : Yohanes 4:16-30 :

“Kata Yesus kepadanya: "Pergilah, panggillah suamimu dan datang ke sini." Kata perempuan itu: "Aku tidak mempunyai suami." Kata Yesus kepadanya: "Tepat katamu, bahwa engkau tidak mempunyai suami,sebab engkau sudah mempunyai lima suami dan yang ada sekarang padamu, bukanlah suamimu. Dalam hal ini engkau berkata benar."Kata perempuan itu kepada-Nya: "Tuhan, nyata sekarang padaku, bahwa Engkau seorang nabi.Nenek moyang kami menyembah di atas gunung ini, tetapi kamu katakan, bahwa Yerusalemlah tempat orang menyembah."Kata Yesus kepadanya: "Percayalah kepada-Ku, hai perempuan, saatnya akan tiba, bahwa kamu akan menyembah Bapa bukan di gunung ini dan bukan juga di Yerusalem.Kamu menyembah apa yang tidak kamu kenal, kami menyembah apa yang kami kenal, sebab keselamatan datang dari bangsa Yahudi.Tetapi saatnya akan datang dan sudah tiba sekarang, bahwa penyembah-penyembah benar akan menyembah Bapa dalam roh dan kebenaran; sebab Bapa menghendaki penyembah-penyembah demikian.Allah itu Roh dan barangsiapa menyembah Dia, harus menyembah-Nya dalam roh dan kebenaran."Jawab perempuan itu kepada-Nya: "Aku tahu, bahwa Mesias akan datang, yang disebut juga Kristus; apabila Ia datang, Ia akan memberitakan segala sesuatu kepada kami."Kata Yesus kepadanya: "Akulah Dia, yang sedang berkata-kata dengan engkau."Pada waktu itu datanglah murid-murid-Nya dan mereka heran, bahwa Ia sedang bercakap-cakap dengan seorang perempuan. Tetapi tidak seorang pun yang berkata: "Apa yang Engkau kehendaki? Atau: Apa yang Engkau percakapkan dengan dia?"Maka perempuan itu meninggalkan tempayannya di situ lalu pergi ke kota dan berkata kepada orang-orang yang di situ:"Mari, lihat! Di sana ada seorang yang mengatakan kepadaku segala sesuatu yang telah kuperbuat. Mungkinkah Dia Kristus itu?" Maka mereka pun pergi ke luar kota lalu datang kepada Yesus.” ( Yohanes 4:16-30)

Air adalah kebutuhan bagi semua makhluk hidup : manusia, hewan, pepohonan dan tumbuh-tumbuhan. Kekurangan atau kehabisan air bisa menimbulkan masalah, bahkan kematian bagi semua mahluk hidup. Percakapan Tuhan Yesus dengan perempuan Samaria di tepi sumur Yakub adalah juga terkait air. Saat itu, baik Tuhan Yesus, maupun perempuan Samaria sama-sama membutuhkan air. Keletihan dan kehausan dalam perjalanan di tengah panas terik membuat Tuhan Yesus tidak segan meminta kepada perempuan Samaria: ’Berilah aku minum.’ Dengan permintaan itu, Tuhan Yesus tidak hanya berusaha merubuhkan tembok pemisah antara orang Yahudi dan orang Samaria. Ia juga ingin agar perempuan itu mengenal-Nya dan meminta dari-Nya apa yang sesungguhnya dibutuhkan, yakni ’air hidup’. Kehidupan pribadi perempuan Samaria itu, ternyata gersang. Kebiasaannya untuk hidup amoral menyebabkan ia tersingkir dari kehidupan masyarakat. Akibatnya, ia merasa haus. Karena itu, ia meminta agar Tuhan Yesus segera memberi kepadanya air hidup.

Tuhan Yesus tidak langsung menjawab permintaannya. Ia terlebih dulu berusaha menyadarkan perempuan itu untuk mengaku dengan jujur dan terbuka tentang kehidupan pribadinya. Selanjutnya, Tuhan Yesus membimbingnya untuk segera meninggalkan kepercayaan dan pola penyembahan lama yang sangat membelenggu. Terakhir, Tuhan Yesus menuntun agar perempuan itu percaya kepada-Nya. Ia juga memperkenalkan pola penyembahan yang benar kepada perempuan itu. Proses pendampingan ini membuat perempuan itu mengungkapkan apa yang telah diyakininya, yaitu tentang kedatangan Mesias, Kristus. Ia ternyata sangat yakin bahwa Mesias/Kristus akan datang untuk memberitakan segala sesuatu tentang keselamatan kepadanya dan semua orang. Melihat keyakinan perempuan yang begitu besar untuk bertemu Mesias, membuat Tuhan Yesus tidak ragu menyatakan diri kepadanya bahwa Ia adalah Mesias yang sedang dinantikan kedatangan-Nya.



Marilah kita juga selalu hadir untuk memperkenalkan Tuhan Yesus dan membagikan air hidup, yakni firman-Nya kepada semua orang yang sedang mengalami kegersangan dan merasa haus dalam hidupnya agar mereka juga percaya kepada-Nya…