Loading...

Monday, July 27, 2015

Bagaimana Seharusnya Berdoa



“BAGAIMANA SEHARUSNYA BERDOA”

Renungan Firman Tuhan diambil dari : Matius 6 : 5-15 yang berkata demikian :


"Dan apabila kamu berdoa, janganlah berdoa seperti orang munafik. Mereka suka mengucapkan doanya dengan berdiri dalam rumah-rumah ibadat dan pada tikungan-tikungan jalan raya, supaya mereka dilihat orang. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya mereka sudah mendapat upahnya.Tetapi jika engkau berdoa, masuklah ke dalam kamarmu, tutuplah pintu dan berdoalah kepada Bapamu yang ada di tempat tersembunyi. Maka Bapamu yang melihat yang tersembunyi akan membalasnya kepadamu.Lagipula dalam doamu itu janganlah kamu bertele-tele seperti kebiasaan orang yang tidak mengenal Allah. Mereka menyangka bahwa karena banyaknya kata-kata doanya akan dikabulkan.Jadi janganlah kamu seperti mereka, karena Bapamu mengetahui apa yang kamu perlukan, sebelum kamu minta kepada-Nya.Karena itu berdoalah demikian: Bapa kami yang di sorga, Dikuduskanlah nama-Mu,datanglah Kerajaan-Mu, jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di sorga.Berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya dan ampunilah kami akan kesalahan kami, seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami; dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan, tetapi lepaskanlah kami dari pada yang jahat. [Karena Engkaulah yang empunya Kerajaan dan kuasa dan kemuliaan sampai selama-lamanya. Amin.] Karena jikalau kamu mengampuni kesalahan orang, Bapamu yang di sorga akan mengampuni kamu juga.Tetapi jikalau kamu tidak mengampuni orang, Bapamu juga tidak akan mengampuni kesalahanmu." ( Matius 6 : 5-15 )

Berdoa merupakan hal yang penting dalam hidup kita. Orang-orang Farisi dan ahli-ahli Taurat mempunyai kebiasaan berdoa di tempat-tempat ramai (ditempat ibadah,di tikungan jalan ).Hal ini mereka lakukan agar kesalehan mereka dipuji.Mereka pun menganggap agama sekedar sebagai upacara.Karena itu Tuhan Yesus mengoreksi cara mereka berdoa :
1.     Jangan berdoa untuk pamer kesalehan.Doa yang demikian adalah orang-orang yang munafik.
2.     Jangan berdoa bertele-tele.Doa yang demikian merupakan kebiasaan berdoa orang-orang yang tidak mengenal Allah

Masih kita jumpai orang-orang yang berdoa untuk memamerkan kesalehannya,supaya dipuji orang. Bukankah yang demikian merupakan kesombongan rohani ? Yesus mengatakan ini adalah doa orang munafik.Dilihat saleh dan baik tetapi hatinya penuh dengan kejahatan.

Masih dijumpai orang-orang yang berdoa bertele-tele.Doa yang disampaikan seperti sebuah “kotbah”,seperti “nasihat”,sebagai “sindiran” terhadap orang-orang yang tidak disenangi.Karena itu Tuhan Yesus memberi “contoh” bagaimana harus berdoa dengan mengajarkan : “Doa Bapa Kami”. Sebuah doa yang singkat,padat tetapi memiliki makna yang dalam.

Apakah kita ( pemuda khususnya ) adalah orang-orang yang berdoa ? Ada orang yang tidak bisa berdoa.Setiap kali diminta memimpin doa,selalu menolak. Doa merupakan sarana komunikasi kita sebagai anak dengan Bapa.Apa artinya kalau seorang anak tidak dapat berkomunikasi (“berdoa” ) dengan Bapa-nya ? Ada yang baru berdoa kalau ada perlunya : kalau susah, “ada maunya”. Ada yang berpikir,doa itu untuk orang yang susah. “Saya kan dalam kondisi OK, untuk apa berdoa ? “

Doa adalah nafas rohani yang menghidupkan. Dengan berdoa,kita selalu berada dihadirat Allah dan berkomunikasi dengan Dia. Kalau kita berseru memanggil nama-Nya,Dia pasti mendengar ( Bdk Yakobus 5 : 16 b ). Kalau Dia hadir, apa yang tidak dapat dilakukan-Nya ? Kuasa dan kekuatan doa : ampuh,dahsyat dan ajaib.Bacalah doa Simson dalam Hakim-Hakim 16 : 23-30 ( ayat 28 ). “Berserulah Simson kepada TUHAN, katanya: "Ya Tuhan ALLAH, ingatlah kiranya kepadaku dan buatlah aku kuat, sekali ini saja, ya Allah, supaya dengan satu pembalasan juga kubalaskan kedua mataku itu kepada orang Filistin." ( Hakim-hakim 16 : 28 ). Hai pemuda-pemudi GPIB,hai pemuda-pemudi gereja,jadilah pendoa yang berdoa dengan benar.


Soli Deo Gloria





Saturday, July 18, 2015

"Gereja Katolik Vatikan Roma Anti-Kristus,Babel Besar,Ibu Dari Wanita-Wanita Pelacur Yang Menunggang Binatang Itu"



“GEREJA KATOLIK VATIKAN ROMA ANTIKRISTUS,BABEL BESAR,IBU DARI WANITA-WANITA PELACUR YANG MENUNGGANG BINATANG ITU”



Skandal Sex Abuse Anak Dalam Gereja Roma Katolik Tumbuh Subur

 “Apabila Anak Manusia datang dalam kemuliaan-Nya dan semua malaikat bersama-sama dengan Dia, maka Ia akan bersemayam di atas takhta kemuliaan-Nya. Lalu semua bangsa akan dikumpulkan di hadapan-Nya dan Ia akan memisahkan mereka seorang dari pada seorang, sama seperti gembala memisahkan domba dari kambing, dan Ia akan menempatkan domba-domba di sebelah kanan-Nya dan kambing-kambing di sebelah kiri-Nya. (Mat 25:31-33)

Artikel ini ditulis untuk menelanjangi perbuatan-perbuatan Iblis yang bekerja melalui Gereja Roma Katolik (1Yoh 3:8), sehingga umat Katolik mampu melihat Terang yang sesungguhnya (Yoh 1:9). Perlu diingat bahwa diantara pekerja-pekerja institusi Gereja Roma Katolik yang jahat, tidak sedikit yang berhati murni, haus untuk melayani tuan mereka yang sesungguhnya, Yesus Mesias, (Wah 18:4). Sementara saya menulis artikel ini perut saya merasa mual ingin muntah dan air mata saya berlinang sedih karena mengingat penderitaan para korban sex abuse ini dan mengingat sanak-famili, teman-teman yang disesatkan oleh Gereja Roma Katolik.


Pemisahan harus segera dilakukan sebelum kedatangan Yesus Mesias yang kedua kalinya untuk memulai Pengadilan Terakhir-Nya.

Dr. Alberto Rivera,  ex-pastor Jesuit (Serikat Yesus) membongkar skandal sex di dalam institusi Gereja Roma Katolik ketika ia menyadari bahwa institusi yang ia layani ini adalah tidak sesuai dengan kebenaran Alkitab. Tahun 1985 ketika pertama kali saya dan teman satu universitas mendengar pengakuan pertobatan Dr. Alberto Rivera, kami mencari bukunya. Seluruh toko buku Kristen di Jakarta kami kunjungi, tidak ada satupun yang menjualnya! Ketika kami bertanya kepada para penjual buku Kristen itu, jawaban mereka ”Kami belum pernah mendengar nama Dr. Alberto Rivera.”

Tahun 1985, buku-buku tentang Dr. Alberto Rivera seperti buku terlarang saat itu, mungkin dapat disamakan seperti majalah atau buku porno dan buku-buku faham Komunis. Singkat  cerita setelah kami banyak bertanya dan mencari, akhirnya kami dapatkan yang kami cari, mereka dijual secara sembunyi-sembunyi di sebuah ”toko buku” di dalam sebuah pasar. Saat itu baru ada dalam bentuk komik dan berbahasa Inggris. Perlu untuk diingat, ex-pastor Serikat Yesus ini berkata bahwa organisasi rahasia Serikat Yesus ini indentik dengan sekte Freemasonery dan partai Komunis Spanyol, General Jesuit (dikenal sebagai Black Pope atau Paus Hitam) mengenakan cincin (sebagai materai otoritasnya) berlambang Freemason (Jangka).  

Dr. Alberto Rivera menceritakan betapa jahatnya tentara rahasia Gereja Roma Katolik ini, baik di dalam institusi maupun di luar institusinya.

Kejahatan di dalam institusi Gereja Katolik. Diantaranya adalah:
  • Perbuatan homo-sex diantara pemimpin dan pekerja orang-orang biara Roma Katolik, termasuk diantara para nunes (suster-suster biara). Perbuatan sumbang ini terjadi antara suka-sama-suka dan juga pemaksaan (antara pemimpin dengan murid calon imam dan calon biara)
  • Kejahatan lainnya ialah pembunuhan bayi-bayi. Dr. Rivera bercerita bahwa tulang-tulang bayi banyak ditemukan di biara-biara Katolik. Besar kemungkinan ini berasal dari calon-calon suster yang telah dipaksa melayani atasan mereka dan para wanita yang hamil diluar nikah dan ”diselamatkan” dan kemudian bergabung menjadi murid-murid biara Katolik.
  • Pembunuhan berencana diantara mereka sendiri, baik yang tidak setuju dengan doktrin dan keputusan atasan (beberapa paus yang berhati murni telah mati diracun, salah satu contohnya) maupun bagi ”penghianat” seperti Dr. Alberto Rivera ini. Dr. Rivera terancam mati kenegara manapun ia berada. Orang-orang yang dikuasai Setan tersebut akhirnya berhasil membunuh dia.
Kejahatan di luar institusi Roma Katolik. Dr. Alberto Rivera berkata bahwa Institusi Roma Katolik adalah biang dari banyak kekacauan besar di dunia baik politik maupun Gereja-gereja Protestant, Holywood dan Casino Dalas pun telah dikuasainya.
  • Gereja Roma ada dibelakang assassinasi (pembunuhan berencana) president Abraham Lincoln dan John Kennedy. Gereja Roma bertanggung jawab atas kehancuran Konstitusi dan ekonomi USA.
  • Perang Dunia II ditimbulkan oleh para tentara rahasia Gereja Roma, yakni Jesuit.
  • Dr. Rivera diberi tahu oleh Pendetanya ketika ia masih seorang murid Jesuit (Serikat Yesus) bahwa Islam dan Komunis sesungguhnya diciptakan oleh Gereja Roma Katolik
  • Orang “Kristen Katolik Roma” membunuh ribuan orang Yahudi jauh lebih banyak dari Kaisar Romawi pernah lakukan.Tanah Israel dilihat sebagai milik gereja Katolik Roma,bukan milik orang-orang Yahudi. Pada tahun 1096 Paus Urban II diilhami untuk perang salib I dan menghimpun orang Katolik Roma untuk mengambil alih Jerusalem dari tangan orang-orang Muslim (Islam).Dengan salib dan dengan perisai dan senjata,pasukan perang salib membantai orang-orang Yahudi yang melewati Eropah dalam perjalanan mereka ke tanah suci Jerusalem.Hampir semua tindakan pertama mereka terhadap penaklukkan Jerusalem “Bagi Gereja Bunda Kudus” adalah untuk mengumpulkan orang-orang Yahudi masuk kedalam synagogue dan membakarnya dengan api yang berkobar-kobar.  
  • Tentu Anda telah tahu tentang Crusaders, Inqusitiors orang-orang yang haus darah tersebut di Madrid tahun 1790-1792 AD menjelaskan bahwa sekitar 3 juta jiwa telah disingkirkan dari masyarakat karena menentang Roma Vatican dan kurang lebih 300.000 orang dibakar hidup-hidup diatas tiang.
  • Paus Pius XII dari tahun 1939-1958.Secara tidak langsung ia terlibat dengan Mussolini,Adolf Hitler dalam gerakan Antisemitisme.Hitler yang membantai 6 juta orang Yahudi di Jerman dalam Nazi Holocaust adalah penganut Katolik Roma Vatikan yang taat.
  • Terlalu panjang jika ditulis semuanya.


 Gambar : Adolf Hitler seorang Katolik dari Ordo Jesuit yang merupakan penganut yang taat kepada Roma Vatikan

Kita sekarang melihat skandal sex abuse anak yang terjadi pada banyak gereja-gereja Roma Katolik di berbagai negara.  Ketika pertama kali berita ini merebak di awal tahun 1990, dunia berpikir itu suatu peristiwa ”kecelakaan.” Dunia tidak ambil perduli, Dunia berpikir bahwa itu hanyalah sekedar masalah intern Gereja Roma Katolik belaka. Skenario itu telah berubah di abad 21 ini: itu bukan sekedar ”kecelakaan” – setiap orang pasti pernah berbuat salah, benar tidak?, namun ”kecelakaan” yang terus menerus selama lebih dari 40 tahun – menurut beberapa ex-pastor Katolik bukanlah kecelakaan, sebab mereka berkata itu bukan “berita” baru:
  • Dr. Pastor Alberto Rivera, dalam buku “Alberto, based on a true story” berkata bahwa tubuh-tubuh bayi ditemukan di terowongan bawah tanah yang menghubungkan gedung pastor dengan gedung suster Katolik di banyak tempat di Spanyol dan Roma pada tahun 1930-35. Yang membuat jemaat Katolik Spanyol menghancurkan gedung-gedung tersebut. Gambar dapat dilihat di buku tersebut.
  • Pastor Clarles Chiniquy pada bukunya “50 Years in the Church of Rome,” skandal sejenis itu sudah umum terjadi sejak  dijamannya: abad 18 ( XVIII )
Yesus Mesias memperingatkan dengan keras: “Tetapi barangsiapa menyesatkan salah satu dari anak-anak kecil ini yang percaya kepada-Ku, lebih baik baginya jika sebuah batu kilangan diikatkan pada lehernya lalu ia ditenggelamkan ke dalam laut. (Mat 18:6)

Dunia sekarang bertanya, ”Siapakah yang harus diadili dari skandal sex abuse anak di dalam Gereja Roma Katolik ini?” 

Mari kita lihat sejenak skandal-skandal sex-abuse anak ini:
Ireland. Sedikitnya 150 pekerja Gereja Roma Katolik di Ireland sudah terlibat didalam skandal  sex abuse anak lebih dari periode 67 tahun. menurut laporan telgegrah.co.uk news. 

Berapa banyak korbanya? New York Times menulis, ”Puluhan ribu anak-anak Ireland telah dilecehkan secara sex, tubuh dan emosi oleh suster-suster, pendeta-pendeta dan pihak lainnya selama lebih dari 60 tahun di tempat-tempat tinggal sekolah yang dijalankan oleh Gereja [Roma Katolik]…, menurut sebuah laporan yang diterbitkan di Dublin pada hari Rabu; New York Times, May 20, 2009. Anak-anak malang ini sekarang berusia antara 50 sampai 80 tahun.

Lebih dari 30.000 anak-anak yang telah dikirim ke tempat-tempat lebih dari 6 dekade, laporan berkata, karena alasan-alasan:
  • sering melawan keinginan-keinginan keluarga mereka dan karena tekanan dari kekuasaan pastor-pastor setempat. Orang-orang tua dipaksa oleh Gereja Roma untuk menyerahkan anak-anak mereka untuk tujuan melayani intitusi gereja tersebut, persis seperti yang dilakukan oleh  institusi Taliban di Afganistan di abad 21 ini.
  • mereka telah dikirim karena keluarga-keluarga mereka tidak mampu merawat mereka,
  • karena ibu-ibu mereka telah melakukan perzinahan atau melahirkan diluar nikah, atau satu dari orang tua mereka sakit, atau pemabok atau terlalu kasar terhadap mereka.
  • mereka juga telah dikirm karena kejahatan kecil seperti mencuri makanan atau karena gagal disekolah umum.
Penyanyi Ireland, Sinead O’Connor, seorang Katolik yang mengasihi Tuhan berkata bahwa, “Seharusnya ada sebuah penyelidikan kriminal yang penuh atas Paus Yohanes II.” Penyanyi wanita ini menjadi tidak terkenal di tahun 1992 sejak merobek foto Paus Yohanes II di depan camera American TV, perbuatannya itu dilakukan untuk mengeritik Gereja Roma karena gagal melindungi anak-anak yang telah menjadi korban skandal sex abuse para pastornya. Lost Angeles Times news. ”There should be…” 

Amerika Serikat. Pastor di Wisconsin telah melakukan pelecehan sex terhadap 200 anak-anak tuli antara  1950-1974, New York Times.com.

Holland. Tangan pria remaja  ini dipaksa oleh seorang pastor untuk menyentuh bagian sensitif pastor tersebut. Esok harinya ia dipanggil untuk menhadap pastor tersebut dan  dikatakan kepada remaja ini, ”Itu seharunya tidak boleh terjadi.” Dia memberi saya pengampunan; dia mengampuni dosa saya. Itu telah membuat saya lebih bingung lagi,” remaja ini bercerita.

Melihat curahan baru-baru ini tuduhan pelecehan anak oleh pastor-pastor yang telah juga merendap di Holland, Switzerland, Austria, Polandia dan Italia, seorang pengamat veteran tentang Vatikan berkomentar: “Ini adalah tantangan terbesar untuk Gereja [Roma Katolik] di dalam masa modern sejak penggabungan Italy  di tahun 1861 atau Perang Dunia II,” tulis Financial Times (17 Maret 2010) “Pope battles to contain abuse scandal.”

Jerman. Saudara kandung laki-laki Paus Benedict XVI juga terlibat di dalam menutup-nutupi skandal ini. Sedikitnya ada 100 perkara pelecehan sex anak yang telah dilaporkan di dalam rumah-rumah sekolah Serikat Yesus di seluruh Jerman.
Peristiwa pelecehan ini juga terjadi di Inggris, Australia, Mexico, Kanada dan banyak tempat lagi di dunia.

Paus mengetahui namun menutupinya. Paus Yohanes II dan pembantunya, Kardinal Joseph Ratzinger yang sekarang menjadi Paus Benedictus XVI telah mengetahui skandal-skandal sex abuse anak diantara para pastor Katolik lama sekali, namun berdiam diri.

Gereja Roma Katolik adalah institusi rohani yang berfungsi berdasarkan hirarki yang absolute (struktur kepemimpinan piramid), artinya, segala sesuatu (aksi dan reaksi) terlaksana atas keputusan Paus.


Berikut ini beberapa kutipan surat kabar yang menyatakan bahwa Paus telah tahu perbuatan mesum pekerja-pekerja gerejanya jauh sebelum surat kabar sekuler membongkarnya.

“Korespondensi internal dari uskup di Wisconsin langsung kepada Kardinal Joseph Ratzinger, paus masa depan, menunjukkan bahwa sementara para pejabat gereja berjuang mengenai apakah imam harus dipecat, pioritas tertinggi mereka adalah melindungi gereja dari skandal. Masalah Wisconsin ini melibatkan pastor Amerika, Rev. Lawrence C. Murphy yang bekerja untuk sekolah bagi anak-anak tuli dari tahun 1950 ke 1974.” Surat kabar ini melanjutkan, “Tetapi itu adalah hanya satu dari ribuan masalah-masalah yang telah diteruskan oleh uskup-uskup kepada kantor Vatikan yang disebut The congregation for the Doctrine of the Faith, yang dipimpin oleh Kardinal Ratzinger dari tahun 1981 ke 2005.”

Hanya 20 persent dari 3000 imam yang tertuduh yang siapa kasusnya telah pergi ke Vatikan antara tahun 2001 ke 2010 telah diproses, dan hanya sedikit dari mereka yang dipindahkan tempat tugasnya.

Karena tidak ada respond dari Kardinal Ratzinger, Arkibishop Weakland telah menulis kekantor Vatikan yang berbeda di bula Maret 1997, mengatakan masalahnya urgent sebab seorang lawyer telah siap membawanya kepengadilan, masalah akan dapat menjadi publik dan “skandal sebenarnya di masa depan nampak sangat mungkin.” NewYorkTimes.com 25 Maret 2010

Goal dari Kardinal Ratzinger, sekarang Paus Benedict, adalah (was) menjaga rahasia ini,” Peter Isely, direktur dari the Survivors Network of those Abused by Priests, kata kantor berita The Associated Press. “Ini adalah kasus pedofilia paling tak terbantahkan yang Anda bisa dapatkan.”

Jeff  Anderson & Associates Advocates, sebuah organisasi yang terlibat di dalam penyelidikan skandal pastor-pastor Katolik pada paragraph pertamanya menulis, “(Maret 25) – Hanya berberapa hari setelah Paus Benedict XVI mengeritik uskup-uskup Ireland karena menutup-nutupi pekerja gereja yang terlibat didalam pelecehan seksual di Ireland, document-dokument baru menunjukan dia tidak melakukan apa-apa untuk mendisiplin pastor-pastor Wisconsin yang ia telah tahu sejumlah penyerangan sex anak-anak laki yang tuli tersebut – dan ada kemungkinan [Paus] telah menutup persidangan gereja dalam masalah ini.

TV France24 melaporkan perkataan Jeff Anderson: “Paus Benedictus XVI telah mengetahui skandal sex-abuse anak ini sejak tahun 1950, namun tetap menutup-nutupinya.” 

Paus dengan jubah merah dan lambang Setan pada kedua jari-jari tangannya.


Pemimpin teras atas Gereja Roma Katolik sering kali “menghukum” para pastor dan pekerja gerejanya yang terlibat di dalam skandal pelecehan sex anak ini hanya dengan cara memindahkan pastor pedofilia tersebut ke negara lain. Dan mereka melakukan perbuatan mesum mereka di tempat yang baru.

Keluarga dari para korban, banyak yang mengatakan bahwa “meminta maaf” dengan kata-kata saja tidak cukup, apalagi dengan menutup masalah tersebut dengan pernyataan “Gereja bangkrut tidak mampu membayar biaya ganti rugi”, karena kenyataannya Gereja Roma Katolik memiliki harta kekayaan yang dipercayai salah satu institusi terkaya di dunia – melalui rampasan perang, purgatori, kolekte, money loundry (bank, petrol, casino,narkotika dsb.) dan lain-lain

Pemecatan pastor-pastor di Ireland nampak sesuatu yang munafik, sebab Paus Benedict XVI yang sebelumnya adalah Kardinal sebagai kepala dan mengetahui skandal ini puluhan tahun sebelumnya, namun tidak mengambil tindakan tegas. Di dalam dunia sekuler dan terlebih rohani kesalahan besar demikian  pastilah akan membuat pemimpin itu mengundurkan diri dari jabatannya.

Jadi, siapakah yang harus diseret kemeja pengadilan, para pendeta dan kepala suster biaya Katolik atau Paus? Adilnya ialah semua para pelaku skandal pelecehan sex anak tersebut, terlebih lagi Kardinal yang sekarang menjadi Paus Benedict XVI. Doktrin Roma Katolik yang melarang para pastornya menikah namun – SENGAJA – harus mendengarkan “pengakuan dosa jemaat” yang penuh dengan cerita sex  (keluarga, skandal, perzinahan, pornografi dan sejenisnya) persis sama dengan memaksa mereka minum bir dan wine sebanyak-banyaknya  tapi dilarang mabuk!!

Dari sisi Kristianiti, skandal sex abuse dan pedofilia di Gereja Roma Katolik yang melibatkan begitu banyak pekerja-nya dan terjadi bertahun-tahun tanpa ditindak-lanjut membuktikan bahwa Gereja Roma Katolik adalah Gereja Antikristus.

Gereja ini terus mencoba merusak citra Bapa Sorgawi, Yesus Mesias dan Roh Kudus di mata Dunia. Inilah cara Roma menyesatkan bukan saja orang-orang Katolik tetapi juga orang-orang yang belum mengenal Injil Kerajaan Sorga.

Kata “Anti” pada Antikristus memiliki dua makna:
  • Melawan terang-terangan: merubah hukum dan waktu TUHAN, menolak korban Yesus Mesias di salib dengan cara memakai lambang “Salib terbalik”, “Salib Bengkok”, “Tubuhnya tetap tersalib (Alkitab menulis bahwa Yesus Mesias telah menang atas Kematian, melalui Kebangkitan-Nya).
  • Melawan dengan cara pemalsuan: Berbaju Kristen, mengaku Kristen, bicara seperti Kristen, tetapi berbuat kebalikan dari apa yang Tuhan Yesus Mesias perintahkan untuk dilakukan.
“Perempuan menunggang Binatang” adalah salah satu visi yang dilihat oleh Yohanes pada saat ia diasingkan di pulau Patmos sekitar tahun 95 AD.Dalam pengasingan/pembuangannya di pulau Patmos, Yohanes telah mendapatkan visi-visi profetik yang diberikan oleh Yesus sendiri kepadanya. Kumpulan visi-visi profetik ini disalin oleh Yohanes dan sekarang kita kenal dengan nama “Kitab Wahyu” atau “The Revelation book” atau“The Apocalypse book”.


"dan di tangannya ada suatu cawan emas penuh dengan segala kekejian dan kenajisan percabulannya."

Alkitab telah menubuatkan tentang lahirnya Gereja Roma Katolik, waktu penghukuman baginya sudah dekat! Inilah wahyu Yesus Mesias kepada rasul Yohanes di pulau Patmos yang tertulis pada kitab Wahyu:

Lalu datanglah seorang dari ketujuh malaikat, yang membawa ke tujuh cawan itu dan berkata kepadaku : “Mari kesini aku akan menunjukkan padamu putusan atas pelacur besar, yang duduk ditempat yang banyak airnya.Dengan dia raja-raja di bumi telah berbuat cabul,dan penghuni-penghuni bumi telah mabuk oleh anggur percabulannya.”Dalam roh aku dibawanya kepadang gurun.Dan aku melihat seorang perempuan duduk diatas seekor binatang yang merah ungu,yang penuh tertulis dengan nama-nama hujat.Binatang itu mempunya tujuh kepala dan sepuluh tanduk. Dan perempuan itu memakai kain ungu dan kain kirmizi yang dihiasi dengan emas,  permata dan mutiara, dan di tangannya ada suatu cawan emas penuh dengan segala kekejian dan kenajisan percabulannya. Dan pada dahinya tertulis suatu nama, MYSTERY, BABYLON THE GREAT, THE MOTHER OF HARLOTS AND ABOMINATIONS OF THE EARTH [KJV]. (suatu rahasia: “Babel besar, ibu dari wanita-wanita pelacur dan dari kekejian bumi.”) Dan aku melihat perempuan itu mabuk oleh darah orang-orang kudus dan darah saksi-saksi Yesus. Dan ketika aku melihatnya, aku sangat heran. (Wah 17:1-6)

Kemudian dari pada itu aku melihat seorang malaikat lain turun dari sorga. Ia mempunyai kekuasaan besar dan bumi menjadi terang oleh kemuliaannya. Dan ia berseru dengan suara yang kuat, katanya: “Sudah rubuh, sudah rubuh Babel, kota besar itu, dan ia telah menjadi tempat kediaman roh-roh jahat dan tempat bersembunyi semua roh najis dan tempat bersembunyi segala burung yang najis dan yang dibenci, karena semua bangsa telah minum dari anggur hawa nafsu cabulnya dan raja-raja di bumi telah berbuat cabul dengan dia, dan pedagang-pedagang di bumi telah menjadi kaya oleh kelimpahan hawa nafsunya.” Lalu aku mendengar suara lain dari sorga berkata: “Pergilah kamu, hai umat-Ku, pergilah dari padanya supaya kamu jangan mengambil bagian dalam dosa-dosanya, dan supaya kamu jangan turut ditimpa malapetaka-malapetakanya. Sebab dosa-dosanya telah bertimbun-timbun sampai ke langit, dan Allah telah mengingat segala kejahatannya. Balaskanlah kepadanya, sama seperti dia juga membalaskan, dan berikanlah kepadanya dua kali lipat menurut pekerjaannya, campurkanlah baginya dua kali lipat di dalam cawan pencampurannya; berikanlah kepadanya siksaan dan perkabungan, sebanyak kemuliaan dan kemewahan, yang telah ia nikmati. Sebab ia berkata di dalam hatinya: Aku bertakhta seperti ratu, aku bukan janda, dan aku tidak akan pernah berkabung.  (Wah 18:1-7)

Bukan saatnya lagi kita bermain-main dengan agama, kedatangan Yesus Mesias sudah begitu dekat, nubuatan-Nya pada Matius 24 sudah hampir tergenapi seluruhnya, hanya tinggal menunggu waktu masak, untuk siap dituai. Kasihanilah jiwa Anda sendiri, berdamailah dengan TUHAN sebelum kematian memanggil Anda.


Sumber : SenjataRohani dan Buku : A Woman rides the Beast