Loading...

Sunday, January 11, 2009

YOGA OLAHRAGA KUASA GELAP MERUSAKKAN HIDUP MANUSIA


YOGA OLAHRAGA KUASA GELAP UNTUK MERUSAKKAN
HIDUP MANUSIA (OLAHRAGA DEMONIS)

Yoga merupakan salah satu jalan keselamatan dalam “ HINDUISME”, yaitu cara untuk mencapai “ MOKSA ATAU KELEPASAN”. Yoga berarti : “ USAHA MENDISIPLIN DIRI UNTUK MEREALISASIKAN KEHADIRAN TUHAN DALAM DIRI”, tetapi Yoga dapat juga berarti suatu usaha mengatur kekuatan alam dan roh, dan juga dapat berarti sebagai usaha “ penyatuan diri dengan yang ilahi”.
Watson menjelaskan sebagai berikut :
Latar belakang Yoga adalah Hinduisme. Praktek Yoga, dengan bermacam-macam sikap tubuh dan latihan-latihan yang beraneka ragam, memimpin seseorang kepada pembebasan diri sendiri dan kesadaran keallahan. Tujuan Yoga adalah untuk mempersatukan manusia dengan “KESADARAN KOSMIK”, atau untuk percikan keallahan yang tiap-tiap orang memilikinya. Yoga mengajarkan “ REINKARNASI”. Ada empat bentuk Yoga :
1. Karma yoga mengajarkan persatuan rohani melalui tindakan yang benar.
2. Bhakti yoga mengajarkan persatuan dengan Yang Mulia melalui devosi kepada seorang guru
3. Juana yoga yang mengajarkan jalan kepada “ALLAH” melalui pengetahuan.
4. Raja yoga mengajarkan kesadaran akan keallahan melalui kontrol pikiran.
Yang paling terkenal di dunia Barat adalah Hatayoga, satu subdivisi dari Raja Yoga. Tahap-tahapnya yang delapan itu adalah sebagai berikut : penyucian tubuh, pembentukan sikap tubuh, pembentukan sikap tubuh untuk menghasilkan energi batin, kontrol nafas, menenangkan pikiran, konsentrasi, meditasi dan persatuan dengan “ ALLAH”.
Yoga dan Alkitab berlawanan satu sama lain. Dalam Yoga manusia berpusat pada diri sendiri, sedangkan dalam Alkitab, manusia berpusat pada Tuhan Yesus Kristus. Dalam buku pedoman Yoga , diberikan keterangan singkat , antara lain :
  • Tiap organ tubuh, mempunyai hubungan dengan jiwa.
  • Tiap orang memiliki tabiat tubuh dan tabiat jiwa yang berlawan satu dengan yang lain untuk menjadi unggul. Keselarasan dan kesatuan dari kedua tabiat itu dapat dicapai melalui latihan jiwa.
  • Diri manusia sifatnya mahakuasa, mahatahu dan mahahadir.
  • Diri manusia sifatnya mengatasi segala sesuatu dan hadir di dalam seluruh alam dunia, tanpa awal dan tanpa akhir, tanpa lahir dan tanpa mati.
  • Hal-hal kebendaan berada di tingkat lebih bawah dari pada pikiran, kecerdasan dan roh.
  • Yoga meliputi semua hal yang berhubungan dengan tubuh dan alam metafisik
  • Yoga membayangkan satu perpaduan dari pda alam tubuh dan alam metafisik.
  • Sorga dan Neraka adalah hasil pikiran manusia.
Dalam praktek Yoga juga dilakukan pengucapan “ MANTRA” (kata-kata suci) yaitu Om-Ram, dan sasaran dari latihan yoga adalah untuk membangun Kundalini ! Kundalini adalah : “ kekuatan ilahi yang sedang tidur dalam diri manusia “, yang dianggap terletak diantara kemaluan dan lubang pantat, dan berbentuk seperti ular, karena itu disebut “ Kekuatan Ular”. Gerakan-gerakan Yoga ada juga yang merupakan gerakan penyembahan matahari, seperti yang dengan jelas dapat dilihat gerak “ Surya Namaskar”. Dalam Yoga ada anggapan bahwa dalam diri manusia ada 7 letak Chakra, dan melalui latihan, kekuatan Kundalini bisa dibangunkan dan naik keatas dan bersatu dengan Syiwa di Sahasrara Chakra ( letaknya di otak), maka tercapailah Samadhi dan Kebebasan, dan kemudian Yogi ( orang yang berlatih yoga) itu akan mendapatkan kekuatan batin ( Siddhis) dimana ia bisa hidup selama disukainya!
Sistim Yoga berdiri dibelakang sihir, mistik dan ilmu gelap !. Melihat beberapa keterangan di atas, maka yoga bertentangan dengan Alkitab. “ ORANG KRISTEN TAK DAPAT DIBENARKAN MENGIKUTI YOGA, KARENA DALAM YOGA YANG MENJADI PUSAT HIDUP ADALAH DIRI SENDIRI, BUKAN KRISTUS”
Kebanyakan sistem Yoga terbagi atas 4 bagian :
Bagian I : meliputi semua senam untuk membetulkan bagian tubuh, latihan bernafas, latihan konsentrasi, tepekur, meditasi. Juga termasuk apa yang disebut latihan untuk memahirkan diri sendiri. Biasanya dikatakan bahwa orang Kristen dapat ikut bagian pertama ini, dan beberapa dokter malahan menasihatkan untuk menyembuhkan pasiennya dengan cara ini.
Bagian II : Ialah pengendalian kesadaran. Sebagai contoh, guru dari bagian II ini dapat mengontrol dan memerintah sistem urat syaraf perut. Mereka dapat dengan sederhana melalui konsentrasi, menambah dan mengurangi peredaran darah dan dari sini mereka membuat cuping telinga menjadi merah, dan pada waktu yang sama mereka memadukan warna lain di cuping telinga yang lain. Yang lain dapat meyebabkan tanda salib di telapak tangannya, walaupun tidak bersangkut paut soal agama. Yang lain dapat menusuk pisau menembus tangan dan pipinya. Lukanya tidak berdarah, tetapi tertutup sama sekali pada saat pisau dicabut keluar dan sembuh dalam bebrapa jam.
Bagian III : Ialah pengontrolan atas kekuatan tabiatnya. Seorang yogi, melalui konsentrasi dapat melepaskan tenaga batinnya ( sebenarnya adalah kekuatan kuasa gelap di dalam dia), yang cukup kuat untuk melelehkan es, dapat memadamkan api.
Bagian IV : Bersangkut paut dengan dunia sihir dan kuasa-kuasa di udara. Disini meliputi penggunaan dan praktek segala persoalan dengan roh-roh, pengembaraan jiwa ke mana-mana dan phenomena-phenomena kuasa gelap.
Yoga adalah wadah kuasa gelap untuk merusakkan hidup manusia, karena jelas sekali tidak berpusat pada Tuhan, tetapi berpusat pada diri sendiri, dan di sinilah Iblis, roh-roh jahat mendapat tempat dengan bebas bergerak. Yang memperaktekkan yoga adalah dibawah penghakiman firman Tuhan yang berbunyi : Beginilah Firman Tuhan : “ Terkutuklah orang yang mengandalkan manusia, yang mengandalkan kekuatannya sendiri, dan yang hatinya menjauh daripada TUHAN! "( Yer 17:5).
.

11 comments:

  1. Ya...memang saya pernah dengar dan baca suatu kesaksian dari kakak saya dan artikelnya saya baca tapi sekarang saya tdk tahu dimana artikel tersebut...ada seorang manager di suatu perusahaan, seorang kristen, pintar dan mempunyai kedudukan. Perusahaan di tempatnya kerja menganjurkan agar seorang pimpinan (CEO) harus ikut latihan meditasi (yoga) untuk meningkatkan profesionalitas kerja dan dapat menambah self estim dan kinerja dari personal tersebut dan tentunya untuk keuntungan perusahaan. Tanpa pikir panjang apa akibatnya..si pemimpin ini (seorang Kristen) ikut saja.Mungkin dia tidak tahu roh apa dibalik meditasi Yoga tersebut. Dan apa akhirnya...si pemimpin tersebut mengalami gangguan jiwa, emosionil. Dia menceraikan istrinya,rumahtangganya berantakan dan akhirnya diapun harus dirawat ke rumah sakit jiwa karena suka berhalusinasi dan cakapnya sudah ngawur.Demikinlah salah satu cara iblis ingin menghancurkan rumah tangga Kristen..mari kita renungkan..

    ReplyDelete
  2. Ia..ya..mengapa sih kita harus olahraga dengan Yoga segala. Kan masih ada olahraga lain yang tidak demonis (kuasa gelap) seperti senam aerobic, senam kesegaran jasmani, olahraga renang, fitness di klub-klub kebugaran jasmani, jalan kaki santai, lari pagi, football, bersepeda, dll..Ya bagus informasinya dan artikelnya..GBU

    ReplyDelete
  3. lagi pula, dengan melihat gerakan - gerakan dalam yoga sendiri sudah membuat orang kepingin tidur. belum lagi musiknya yang mendayu - dayu. Aghh.. saya sih pilih erobik saja..

    ReplyDelete
  4. aku pilih senam sex aja......

    ReplyDelete
  5. jangan mendemoniskan sesuatu namun jangan juga menerima segala sesuatu begitu saja.. Firman Tuhan membolehkan segala sesuatu namun tidak semuanya membangun. Biarkanlah Firman Tuhan memenuhi kepintaran kita dengan hikmat Allah untuk mengetahui mana yang berguna.
    Misalkan jika bagian 1 dari yoga tidak menghambat pertumbuhan iman kita ( hanya gerakan yang berguna untuk medis) mengapa tidak? Mungkin olahraga ini membantu dan menjadi berkat bagi yang membutuhkan. Namun jika di bagian2 lain diketahui ada kuasa yang bertentangan dengan iman Kristen mengapa dilakukan? Berhati-hatilah dan berpikir .. berpeganglah pada Firman Tuhan karena Ia akan menuntun pikiranmu melewati berbagai macam kesempatan baik yg kecil yang tidak mungkin maupun yang besar yang kelihatan dan tidak kelihatan sekalipun .

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hai, kok saya tidak setuju dengan pendapatmu, ya. dari sumber air keruh, mungkinkah ke luar air yang jernih? dari awalpun yoga sudah dimaksudkan sebagai bagian dari tata cara hindu. mengapa kita harus mencobai diri, dengan mempraktekkan bagian yang satu, dan menolak bagian yang lain? semisal, mungkin itu sama saja dengan orang yang berpendapat: menonton video porno itu boleh, untuk orang yang sudah suami istri. ucapan: firman tuhan membolehkan segala sesuatu, juga tidak bisa digunakan untuk situasi ini. yang dibolehkan di sini, adalah hal-hal yang sejak dari awalnyapun, tidak bertentangan dengan iman kepada kristus. Hal-hal yang bertentangan,pastilah tidak pernah termasuk sebagai segala sesuatu yang diperbolehkan.

      Delete
    2. Jgn suam2 kuku...klw memang bertentangan dengan Firman Tuhan ya pasti ngga stengah2...klw Yoga sudah jelas2 bertentangan karena asal muasalnya dari "Kundalini spirit" yg pasti di luar "Holy Spirit" adalah salah..skalipun hanya gerakan pun menurut saya tidak perlu kita lakukan. Ingat iblis itu sangat licik, jgn cuma gara2 setuju dgn gerakan yoga, kita buka celah.jangan sampai tertipu saudara!!

      Delete
  6. semua tergantung cara pandang kita terhadap yoga. Seperti halnya terhadap uang, senjata, teknologi, ilmu beladiri, semua dapat berguna bagi yang memiliki bila menggunakannya dengan benar. Tapi juga dapat menjadi bumerang bagi mereka yang salah menggunakannya.jadi semua boleh dilakukan selama tidak mengganggu iman kita kepada Tuhan Yesus. Demikian pula dengan Yoga akan menjadi berkat bila digunakan untuk melatih fisik,sehingga menjadi sehat dan jauh dari penyakit.

    ReplyDelete
  7. Justru ketika anda mengolah spiritualitas dan rohani anda bersama iman Yesus Kristus,bila diselaraskan dengan pengalaman anda ber-Yoga, anda tidak akan lagi terpisah dengan-Nya.Bahkan Yesus adalah seorang Yogi sejati karena telah memperoleh kebersatuan dengan "Bapa"-Nya, salam damai :)

    ReplyDelete
  8. janganlah menjadi batu sandungan bagi yg iman nya lemah, GBU

    ReplyDelete
  9. Ketenangan batin semacam ini juga disaksikan oleh seorang kristen bernama Yan Solihin, yang bertobat dari praktek Yoga dan penyembuhan menggunakan Yoga. Dalam bukunya yang berjudul 'Lepas dari belenggu Yoga', hal 39-40, ia berkata:

    "Setelah itu, penyembuh akan menyalurkan prana ke pasien-pasiennya. Metode yang umum digunakan adalah dengan menumpangkan tangan di dahi pasien. ... Pada waktu itu pasien akan merasakan tubuhnya seolah-olah dialiri arus listrik yang halus atau rasa hangat yang menjalari tubuhnya, yang merupakan ciri dari prana. Sesudah pasien dipenuhi prana, biasanya ia akan mengalami ekstase, yaitu perasaan bahagia yang sangat mendalam di dalam hatinya. Perasaan itu bisa berupa rasa haru yang sangat dalam, ataupun perasaan-perasaan lain".

    Catatan: yang dimaksud dengan 'prana' adalah tenaga / energi dalam Yoga.

    ReplyDelete