Tuesday, March 25, 2014

“Praktek Sihir,Okultisme dan Kuasa Gelap Di dalam Gereja" ( Oleh : Mukendi )"



“Praktek Sihir,Okultisme dan Kuasa Gelap
Di dalam Gereja” 
(Oleh : Mukendi)

(Kesaksian Mukendi Mantan Seorang Tukang Sihir  Dan Pengikut Satan/Lucifer di Zaire Afrika Yang Telah Diselamatkan)





“Lalu aku mendengar suara lain dari sorga berkata: "Pergilah kamu, hai umat-Ku, pergilah dari padanya supaya kamu jangan mengambil bagian dalam dosa-dosanya, dan supaya kamu jangan turut ditimpa malapetaka-malapetakanya.” ( Wahyu 18:4)



Pemerintahan Lucifer (Iblis dan roh-roh jahat) terorganisasi dengan rapi. Lucifer mulai menunjukkan bagaimana pemerintahannya terorganisasi. Berikut ini adalah hirarki kekuasaan iblis :

1. Lucifer sendiri, majikan tertinggi dari segala kejahatan.

2. Rosa, yang disebut naga ; mereka yang berdoa rosario secara langsung berkomunikasi dengannya.

           
3. Maria Marguela, sosok yang sering muncul dalam penglihatan dan mimpi, berperan sebagai Bunda Maria, ibu Tuhan kita, Yesus Kristus. Ini adalah untuk membutakan dan menipu pikiran umatAllah. Roh ini (malaikat yang jatuh) mengendalikan seluruh jenis mahkluk di dunia di bawah air.

4. Ke 57 malaikat yang jatuh itu mengelilingi Lucifer sebagai pengawal pribadinya.

5. Roh-roh jahat yang adalah malaikat-malaikat yang  jatuh di dalam neraka. Mereka merupakan kuasa-kuasa yang menghancurkan yang sangat kuat dan mereka sangat gemar akan darah. Bila mereka dipanggil keluar dari neraka untuk suatu tugas, maka mereka tidak akan kembali tanpa menghancurkan segala sesuatu yang mereka lalui.

6. Malaikat-malaikat lain yang jatuh di atmosfir udara atau di angkasa. Mereka adalah roh-roh penipu yang membutakan manusia agar tidak mengenal Allah yang benar (Bapa, Putera dan Roh Kudus).

7. Roh-roh orang mati yang sebelumnya dalam dosa. Bila seseorang yang hidup di dalam dosa dibawah pimpinan roh-roh penipu itu mati, maka roh-roh itu akan meninggalkannya dalam keadaan tetap sebagai roh manusia, yang kemudian berke-lana melayang-layang mencari kesempatan untuk menguasai manusia yang hidup. ( Penjelasan : Disini maksud roh-roh orang mati ini adalah roh-roh jahat yang menyamar dan mengambil wajah orang yang sudah mati untuk menipu orang dengan maksud mencuri,membunuh dan membinasakan. Alkitab menyaksikan bahwa orang yang sudah mati rohnya tidak gentayangan lagi,tetapi sudah memiliki tempat apakah di alam maut/tempat penderitaan ( Hades ) ataupun di sorga (Firdaus).Bagi mereka yang mati dalam Tuhan akan dikumpulkan Allah bersama-sama dengan Tuhan Yesus ( Bandingkan dan baca :  1 Tesalonika 4 : 13-14,Imamat 19:31, Pengkhotbah 12:7,Mazmur 104 :29,Ayub 7:9, Yesaya 26:14 ).Dan hal ini juga telah dijelaskan oleh Mukendi dalam kesaksiannya dalam BAB 10 yaitu : Transportasi ke Neraka dan Jalan Yang Sempit Dan Yang Lebar. Yaitu bahwa orang yang sudah meninggal itu akan pergi menuju ke suatu tempat ( surga atau neraka) dan rohnya tidak gentayangan lagi di dunia ini. )



8. Murid-murid Lucifer : 140 murid yang lulus setiap 10 tahun sekali. Setiap 10 tahun, Lucifer memilih dari seluruh negara-negara di dunia, orang-orang yang dianggap berkualifikasi untuk menjadi murid-murid sekolah rahasianya. Mereka begitu ahli di dalam hal memanfaatkan roh-roh jahat, terutama roh-roh orang mati yang tidak memiliki Yesus dalam hidup mereka dan mereka yang memiliki moral rendah, sekalipun mereka mengaku memiliki Yesus dalam hidup mereka dibumi.

9. Utusan-utusan : (dikirim sebagai wakil-wakil setan di dalam masyarakat manusia). Peran mereka adalah untuk bekerja bagi Lucifer dan bagi keuntungan kerajaannya ; mereka termasuk tukang tenung, dukun, tukang sihir dan sebagainya.

10. Penonton-penonton setan yaitu orang-orang yang mempergunakan barang-barang dari para utusan setan untuk membuat hidup mereka berhasil secara materi dan fisik, tetapi tidak menaruh perhatian sedikitpun terhadap  setan.

Jam-jam Kegiatan Maupun Istirahat Maksimum (Siang Dan Malam).

Dan bagi orang orang yang mengasihi Allah, para utusan itu menarik mereka masuk ke dalam gereja dan aliran pemujaan setan yang memakai Alkitab dan nama Allah secara salah. Bahkan, aku biasanya melayani komuni kudus dengan salah seorang imam gereja Roma Katolik. Beberapa utusan iblis memiliki rumah-rumah magis dimana mereka menjual benda-benda magis bagi orang-orang yang ingin memiliki kuasa untuk dapat melakukan mukjizat-mukjizat yang menonjol seperti kesembuhan, ramalan masa depan atau kemakmuran. Aku melihat banyak penginjil yang mencari ketenaran dan popularitas dihadapan manusia dan yang lebih mencari hal-hal materi daripada Tuhan sendiri. 

Mereka menekankan mukjizat, akan tetapi hidup dalam dosa. Beberapa di antara para penginjil yang seperti itu menjalin hubungan dengan rumah-rumah magis seperti "la Maison Canadienne" (Canadian House). Mereka yang berada di bawah pelayanan orang-orang yang seperti itu telah ditipu dan kehidupan rohaniah mereka berada di dalam bahaya. Bila mereka menerima Yesus sebagai Juruselamat pribadi mereka, mereka tetap bergumul untuk hidup sebagai orang Kristen yang berkemenangan atas dosa. Mereka selalu goncang dan sangat kedagingan.

Melalui Doa Rosario Dan Salam Maria.

Hal ini sangat lumrah dimana-mana, akan tetapi inilah pintu masuk yang tersamar, yang tidak tampak, bagi roh-roh jahat untuk masuk dan menyiksa hidup orang. Di langit, ada roh iblis yang bernama Rosa dan orang-orang atau aliran pemujaan yang mempergunakan rosario untuk berdoa,dipercayai memiliki hubungan dengan roh malaikat yang jatuh itu. Roh iblis lain yang bernama Maria Marguela tinggal di Samudera Pacific. Ia adalah ratu dari dunia di bawah samudera tersebut dan dialah yang berperan sebagai Bunda Maria. 



Ia sama sekali bukanlah ibu dari Tuhan kita Yesus. Bila ada yang berdoa melalui Maria, maka ia membuka hidupnya untuk dikendalikan roh jahat yang bernama Maria Marguela itu. 


Rosa menghuni atmosfir dunia roh yang berada di antara langit pertama dengan langit ketiga. Aku sangat sering berhubungan dengannya setelah "baptisan"ku.Rosa adalah satu sosok yang sangat berbahaya, seperti juga mereka yang lain. Untuk menghubunginya, aku mempergunakan nomor 9 dan 11 yang diberikan setan kepadaku.
Itulah nomor-nomor yang kupergunakan untuk berhubungan dengannya sebelum aku diselamatkan.

Melalui Gereja Dan Aliran Pemujaan Yang Suam

Gereja yang suam yang tidak mempercayai perwujudan Roh Kudus merupakan sasaran empuk bagi serangan-serangan iblis. Ada diantaranya yang mengadakan hubungan dengan roh-roh orang mati.Hal ini ditunjukkan dengan cara pergi ke kuburan untuk berdoa dengan mempergunakan air yang dikatakan sebagai kudus (Holy Water), lilin, rempah-rempah serta menjalankan upacara-upacara yang tidak alkitabiah. 

Gereja seperti itu merupakan pintu masuk untuk dikuasai oleh roh-roh jahat. Ketika aku berhamba pada iblis, aku sering mengikuti kebaktian di gereja-gereja seperti itu.

Aku merupakan anggota semua gereja-gereja itu, bukan karena aku membutuhkan Yesus, akan tetapi karena gereja-gereja tersebut merupakan lahan pembuangan bagi semua roh-roh jahat yang bermacam ragam yang dapat dibayangkan.

Aku juga seringkali mengunjungi aliran-aliran pemujaan yang menyangkali keilahian Yesus Kristus. Biasanya, agen-agen iblis cenderung untuk menyukai gereja-gereja seperti itu karena doktrin-doktrin palsu yang dipropagandakan disitu. Akibatnya, sering kali gereja-gereja seperti itu terlibat di dalam perselisihan, pertengkaran dan bentuk-bentuk perbuatan amoral lainnya yang bertentangan dengan Firman Allah.

(Diceritakan oleh Mukendi saat dia masih menjadi Hamba Iblis (Lucifer)

Tuesday, January 21, 2014

“AIR KEHIDUPAN”



“AIR KEHIDUPAN”


 Renungan Firman Tuhan : Yohanes 4:16-30 :

“Kata Yesus kepadanya: "Pergilah, panggillah suamimu dan datang ke sini." Kata perempuan itu: "Aku tidak mempunyai suami." Kata Yesus kepadanya: "Tepat katamu, bahwa engkau tidak mempunyai suami,sebab engkau sudah mempunyai lima suami dan yang ada sekarang padamu, bukanlah suamimu. Dalam hal ini engkau berkata benar."Kata perempuan itu kepada-Nya: "Tuhan, nyata sekarang padaku, bahwa Engkau seorang nabi.Nenek moyang kami menyembah di atas gunung ini, tetapi kamu katakan, bahwa Yerusalemlah tempat orang menyembah."Kata Yesus kepadanya: "Percayalah kepada-Ku, hai perempuan, saatnya akan tiba, bahwa kamu akan menyembah Bapa bukan di gunung ini dan bukan juga di Yerusalem.Kamu menyembah apa yang tidak kamu kenal, kami menyembah apa yang kami kenal, sebab keselamatan datang dari bangsa Yahudi.Tetapi saatnya akan datang dan sudah tiba sekarang, bahwa penyembah-penyembah benar akan menyembah Bapa dalam roh dan kebenaran; sebab Bapa menghendaki penyembah-penyembah demikian.Allah itu Roh dan barangsiapa menyembah Dia, harus menyembah-Nya dalam roh dan kebenaran."Jawab perempuan itu kepada-Nya: "Aku tahu, bahwa Mesias akan datang, yang disebut juga Kristus; apabila Ia datang, Ia akan memberitakan segala sesuatu kepada kami."Kata Yesus kepadanya: "Akulah Dia, yang sedang berkata-kata dengan engkau."Pada waktu itu datanglah murid-murid-Nya dan mereka heran, bahwa Ia sedang bercakap-cakap dengan seorang perempuan. Tetapi tidak seorang pun yang berkata: "Apa yang Engkau kehendaki? Atau: Apa yang Engkau percakapkan dengan dia?"Maka perempuan itu meninggalkan tempayannya di situ lalu pergi ke kota dan berkata kepada orang-orang yang di situ:"Mari, lihat! Di sana ada seorang yang mengatakan kepadaku segala sesuatu yang telah kuperbuat. Mungkinkah Dia Kristus itu?" Maka mereka pun pergi ke luar kota lalu datang kepada Yesus.” ( Yohanes 4:16-30)

Air adalah kebutuhan bagi semua makhluk hidup : manusia, hewan, pepohonan dan tumbuh-tumbuhan. Kekurangan atau kehabisan air bisa menimbulkan masalah, bahkan kematian bagi semua mahluk hidup. Percakapan Tuhan Yesus dengan perempuan Samaria di tepi sumur Yakub adalah juga terkait air. Saat itu, baik Tuhan Yesus, maupun perempuan Samaria sama-sama membutuhkan air. Keletihan dan kehausan dalam perjalanan di tengah panas terik membuat Tuhan Yesus tidak segan meminta kepada perempuan Samaria: ’Berilah aku minum.’ Dengan permintaan itu, Tuhan Yesus tidak hanya berusaha merubuhkan tembok pemisah antara orang Yahudi dan orang Samaria. Ia juga ingin agar perempuan itu mengenal-Nya dan meminta dari-Nya apa yang sesungguhnya dibutuhkan, yakni ’air hidup’. Kehidupan pribadi perempuan Samaria itu, ternyata gersang. Kebiasaannya untuk hidup amoral menyebabkan ia tersingkir dari kehidupan masyarakat. Akibatnya, ia merasa haus. Karena itu, ia meminta agar Tuhan Yesus segera memberi kepadanya air hidup.

Tuhan Yesus tidak langsung menjawab permintaannya. Ia terlebih dulu berusaha menyadarkan perempuan itu untuk mengaku dengan jujur dan terbuka tentang kehidupan pribadinya. Selanjutnya, Tuhan Yesus membimbingnya untuk segera meninggalkan kepercayaan dan pola penyembahan lama yang sangat membelenggu. Terakhir, Tuhan Yesus menuntun agar perempuan itu percaya kepada-Nya. Ia juga memperkenalkan pola penyembahan yang benar kepada perempuan itu. Proses pendampingan ini membuat perempuan itu mengungkapkan apa yang telah diyakininya, yaitu tentang kedatangan Mesias, Kristus. Ia ternyata sangat yakin bahwa Mesias/Kristus akan datang untuk memberitakan segala sesuatu tentang keselamatan kepadanya dan semua orang. Melihat keyakinan perempuan yang begitu besar untuk bertemu Mesias, membuat Tuhan Yesus tidak ragu menyatakan diri kepadanya bahwa Ia adalah Mesias yang sedang dinantikan kedatangan-Nya.



Marilah kita juga selalu hadir untuk memperkenalkan Tuhan Yesus dan membagikan air hidup, yakni firman-Nya kepada semua orang yang sedang mengalami kegersangan dan merasa haus dalam hidupnya agar mereka juga percaya kepada-Nya…




Sunday, October 20, 2013

Mempercayakan Hidup Kepada-Nya



“MEMPERCAYAKAN HIDUP KEPADA-NYA”

Renungan Firman Tuhan : “Pasanglah telingamu dan dengarkanlah amsal-amsal orang bijak, berilah perhatian kepada pengetahuanku.Karena menyimpannya dalam hati akan menyenangkan bagimu, bila semuanya itu tersedia pada bibirmu.Supaya engkau menaruh kepercayaanmu kepada TUHAN, aku mengajarkannya kepadamu sekarang, ya kepadamu.” ( Amsal 22:17-19)

            Banyak hal dalam hidup ini yang membuat kita tidak percaya sebelum kita melihatnya atau mengalaminya sendiri.Hal seperti itu pula yang terjadi pada Thomas ketika diberitahukan kepadanya bahwa Yesus telah bangkit. Dengan tegas ia berkata : “Sebelum aku melihat bekas paku pada tangan-Nya dan sebelum aku mencucukkan jariku ke dalam bekas paku itu dan mencucukkan tanganku ke dalam lambung-Nya,sekali-kali aku tidak akan percaya “ ( Yoh 20:25).Begitulah yang umum berlaku dalam kehidupan kita sehari-hari termasuk untuk hal-hal yang bersifat rohani sekalipun.


            Dalam amsal bijaknya,Salomo memberikan pengajaran agar manusia menaruh kepercayaannya kepada Tuhan ( Amsal 22:19).Kata “menaruh” atau “meletakkan” adalah sebuah kata kerja aktif.Artinya,seseorang yang mendengarnya harus dengan sadar dan secara aktif melakukannya.Dengan demikian, “menaruh kepercayaan kepada Tuhan” harus dimaknai lebih dari “percaya kepada Tuhan”. Di dalamnya dikandung maksud agar kita secara sadar sedia mempercayakan hidup kita kepada Tuhan.Pada kenyataannya,banyak orang yang percaya kepada Tuhan tetapi tidak/belum sepenuhnya mempercayakan hidupnya kepada Tuhan.Ia aktif dalam hidup bergereja,hadir dalam berbagai ibadah dan kegiatan gerejawi pada umumnya,tetapi hidupnya dijalani dengan bersandar pada kemampuan sendiri.Akibatnya,hidupnya diliputi berbagai kecemasan serta kehilangan suka cita dan damai sejahtera.

            Pada sisi yang lain,mempercayakan hidup kepada Tuhan berarti meyakini dengan sungguh bahwa Tuhan mengendalikan segala sesuatu termasuk hidup kita. Bahwa Ia berkuasa dan mampu mengatasi segala sesuatu untuk membawa umat-Nya dalam damai sejahtera-Nya.Tuhan yang seperti itu nyata dengan jelas dalam diri Yesus Kristus.Karya pelayanan yang dipenuhi dengan berbagai mujizat yang dilakukan-Nya,memberi kepastian kepada kita bahwa Dialah Tuhan Yang Maha Kuasa itu.Tidak ada sedikitpun keraguan atas kebenaran itu,”karena seluruh kepenuhan Allah berkenan diam di dalam Dia “ ( Kolose 1:19).Jadilah orang percaya yang mempercayakan hidupnya kepada-Nya..

Doa : Bapa surgawi terimakasih buat Firman-Mu yang menolong dan menopang hidup kami.Ajar dan bimbing kami untuk mempercayakan seluruh kehidupan kami ke dalam rahmat,kasih karunia dan anugerah-Mu.Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa dan bersyukur kepada-Mu…Amin.

Thursday, September 12, 2013

Peperangan Dan Pertempuran Adalah Milik Tuhan,Biarkan Dia Mengatasinya



“PEPERANGAN DAN PERTEMPURAN ADALAH MILIK TUHAN,BIARKAN DIA MENGATASINYA”


"Dalam peperangan ini tidak usah kamu bertempur. Hai Yehuda dan Yerusalem, tinggallah berdiri di tempatmu, dan lihatlah bagaimana TUHAN memberikan kemenangan kepadamu. Janganlah kamu takut dan terkejut. Majulah besok menghadapi mereka, TUHAN akan menyertai kamu." ( 2 Tawarikh 20:17 )


Apa yang ingin Allah katakan pada Yosafat dalam ayat ini dan apa yang ingin Dia ingatkan pada kita hari ini adalah: "Pertempuran ini bukan milikmu. Ini pertempuran-Ku. Kau tidak perlu bertarung di dalamnya."


Dengan kata lain, semua pergumulan kita adalah milik Tuhan.
Jadi, biarkan Dia mengatasinya.


Kenyataannya adalah jika Anda anak Allah, maka masalah Anda adalah juga masalah-Nya.Dan Dia jauh lebih cakap dalam bertarung melawan dan memecahkan masalah Anda, ketimbang Anda sendiri.

Tugas Anda adalah mempercayakan Dia untuk mengatasi semua masalah Anda.
Mungkin alasan mengapa ada banyak orang Kristen yang lelah, letih, dan patah semangat adalah karena kebanyakan dari mereka sering berpikir, "Semuanya tergantung dari pilihan saya."


Hari dimana Anda berhenti menjadi Direktur dari Alam Semesta ini, saat itu Anda akan mendapati bahwa dunia Anda tidaklah hancur.

Melainkan sebaliknya, Anda dapat beristirahat tenang dalam iman, sebab Anda percaya bahwa Allah mengatasi banyak hal tanpa bantuan Anda.

Mungkin hari ini Anda mengalami pergumulan dan masalah yang membuat anda mempertanyakan kemahakuasaan Allah dan kehadiran Allah.Apakah Tuhan dapat diandalkan ? Apakah mungkin Tuhan Allah mau membela hakku dan perkaraku ? Persoalan,beban,masalah,konflik ibarat seperti bukit-bukit dan gunung-gunung kemustahilan bagi Anda.

Roh Tuhan berbicara kepada Nabi Zakharia :

Maka berbicaralah ia, katanya: "Inilah firman TUHAN kepada Zerubabel bunyinya: Bukan dengan keperkasaan dan bukan dengan kekuatan, melainkan dengan roh-Ku, firman TUHAN semesta alam. Siapakah engkau, gunung yang besar? Di depan Zerubabel engkau menjadi tanah rata. Ia akan mengangkat batu utama, sedang orang bersorak: Bagus! Bagus sekali batu itu!" ( Zakharia 4”6-7)


Ketika Imam besar Yoshua dan Gubernur Israel Zerubabel ingin kembali ke Yerusalem untuk membawa umat untuk beribadah dan membangun kembali Yerusalem,ada banyak tantangan,ancaman,masalah yang menghadang ibarat seperti gunung yang besar. Tetapi Tuhan semesta Alam yang berperang dan menghancurkan gunung penghalang itu sehingga rata dengan tanah.


Melalui renungan Firman Tuhan dalam 2 Tawarikh 20:17 diatas,kita membaca dan menemukan dua kali dalam ayat ini dikatakan, "Jangan takut" dan "Jangan terkejut."

Ketika Anda menghadapi situasi yang tampaknya mustahil ditaklukkan, janganlah takut, dan janganlah patah semangat.

Apakah Allah pernah kalah dalam pertempuran? Tidak.

Dia tidak akan kalah dalam pertempuran melawan Iblis.



TUHAN berkata pada Yosafat, "Bersiap-siaplah dan berdiri teguh."
Apa arti berdiri teguh?

Artinya adalah mempunyai sikap mental dengan iman yang kuat.


Anda dapat berdiri teguh di atas dua hal:

I. KARAKTER ALLAH

Dia setia. Dia tidak membawa kita sejauh ini hanya untuk mengecewakan kita.Dia tidak akan memimpin kita sejauh ini hanya untuk mencelakakan kita.Percayalah pada sifat dan karakter Allah.


II. KEBENARAN FIRMAN-NYA

Firman Tuhan setia. Anda dapat mengandalkan janji-janji yang tertulis dalam Alkitab.


Apakah keangkuhan Anda menahan Anda untuk percaya bahwa Allah akan berperang bagi Anda?


Jadi jika Anda anak Allah, maka masalah Anda adalah juga masalah-Nya. Serahkan pada-Nya dan Ia akan segera bertindak untuk menolong Anda…

♥Ãïêň♥

Soli Deo Gloria.