Sunday, April 17, 2011

Pada Kaki Salib-Mu


“Pada Kaki Salib-Mu”


Pada kaki salib-Mu

Yesus ku berlindung

Air hayat Golgota

Pancaran yang agung


Ref :


Salib-Mu,salib-Mu

Yang kumuliakan.

Hingga dalam sorga kelak.

Ada perhentian.


Pada kaki salib-Mu

Kasih-Mu kutrima

Sinar Bintang Fajar Terang

Yang memberi cahaya.


Pada kaki salib-Mu

Kuingat kurban-Mu

Dalam jalan hidupku

Kukenang selalu.


Pada kaki salib-Mu

Ku tetap percaya

Hingga dalam sorga kelak.

Jiwaku bahagia.


Firman Tuhan :


“Kamu juga, meskipun dahulu mati oleh pelanggaranmu dan oleh karena tidak disunat secara lahiriah, telah dihidupkan Allah bersama-sama dengan Dia, sesudah Ia mengampuni segala pelanggaran kita, dengan menghapuskan surat hutang, yang oleh ketentuan-ketentuan hukum mendakwa dan mengancam kita. Dan itu ditiadakan-Nya dengan memakukannya pada kayu salib:” ( Kolose 2:13-14 )


Saturday, April 16, 2011

Doa Pengakuan Dosa


Doa Pengakuan Dosa

Ya,Bapa Yang Maha Kudus dan Yang Penuh Pengasihan. Kami mengaku kepada-Mu seperti kami mengaku satu kepada yang lain,bahwa kami telah bersalah baik dalam pikiran,perkataan dan perbuatan maupun dalam kegagalan kami untuk berbuat baik.
Segala kekurangan kami sebagai orang percaya,kelemahan iman dan ketidaksetiaan,pelanggaran hukum-hukum-Mu yang suci,dan kelalaian, kami mengaku kepada-Mu…

Tuhan Kasihanilah kami

Segala kekurangan kami sebagai jemaat-Mu yang telah Engkau kuduskan di dunia ini,salah paham dan kepudaran pengharapan,pementingan diri dan perselisihan,kami mengaku kepada-Mu.

Kristus kasihanilah kami

Segala kekurangan kami sebagai Gereja yang telah Engkau utus ke dalam dunia ini,ketidaksetiaan dan ketertutupan,ketidakjelasan dalam kesaksian kami,kami mengaku kepada-Mu.

Tuhan kasihanilah kami

Berilah kami pengampunan dosa dan damai sejahtera ya Bapa, bebaskanlah kami dari dosa-dosa, dan baharuilah hidup kami dalam Yesus Kristus Juruslamat Dunia, Amin.


Berita Anugerah ( Berita Pengampunan Dosa ) :


  • “Tetapi jika kita hidup di dalam terang sama seperti Dia ada di dalam terang, maka kita beroleh persekutuan seorang dengan yang lain, dan darah Yesus, Anak-Nya itu, menyucikan kita dari pada segala dosa. Jika kita berkata, bahwa kita tidak berdosa, maka kita menipu diri kita sendiri dan kebenaran tidak ada di dalam kita. Jika kita mengaku dosa kita, maka Ia adalah setia dan adil, sehingga Ia akan mengampuni segala dosa kita dan menyucikan kita dari segala kejahatan” ( 1 Yohanes 1:7-9)

  • “Marilah, baiklah kita beperkara! -- firman TUHAN -- Sekalipun dosamu merah seperti kirmizi, akan menjadi putih seperti salju; sekalipun berwarna merah seperti kain kesumba, akan menjadi putih seperti bulu domba.” ( Yesaya 1:18 )

  • “Anak-anakku, hal-hal ini kutuliskan kepada kamu, supaya kamu jangan berbuat dosa, namun jika seorang berbuat dosa, kita mempunyai seorang pengantara pada Bapa, yaitu Yesus Kristus, yang adil. Dan Ia adalah pendamaian untuk segala dosa kita, dan bukan untuk dosa kita saja, tetapi juga untuk dosa seluruh dunia.” ( 1 Yohanes 2:1-2 )

  • “Ia telah melepaskan kita dari kuasa kegelapan dan memindahkan kita ke dalam Kerajaan Anak-Nya yang kekasih;di dalam Dia kita memiliki penebusan kita, yaitu pengampunan dosa.” ( Kolose 1:13-14)

  • “Sebab di dalam Dia dan oleh darah-Nya kita beroleh penebusan,yaitu pengampunan dosa,menurut kekayaan kasih karunia-Nya,yang dilimpahkan kepada kita dalam segala hikmat dan pengertian. ( Efesus 1:8-9)

  • "Carilah TUHAN selama Ia berkenan ditemui; berserulah kepada-Nya selama Ia dekat! Baiklah orang fasik meninggalkan jalannya, dan orang jahat meninggalkan rancangannya; baiklah ia kembali kepada TUHAN, maka Dia akan mengasihaninya, dan kepada Allah kita, sebab Ia memberi pengampunan dengan limpahnya." ( Yesaya 55:6-7 )

  • “Aku, Akulah Dia yang menghapus dosa pemberontakanmu oleh karena Aku sendiri, dan Aku tidak mengingat-ingat dosamu.” ( Yesaya 43:25 )

  • “Siapakah Allah seperti Engkau yang mengampuni dosa, dan yang memaafkan pelanggaran dari sisa-sisa milik-Nya sendiri; yang tidak bertahan dalam murka-Nya untuk seterusnya, melainkan berkenan kepada kasih setia? Biarlah Ia kembali menyayangi kita, menghapuskan kesalahan-kesalahan kita dan melemparkan segala dosa kita ke dalam tubir-tubir laut.” ( Mikha 7:18-19)

  • "Hanya sesaat lamanya Aku meninggalkan engkau, tetapi karena kasih sayang yang besar Aku mengambil engkau kembali.Dalam murka yang meluap Aku telah menyembunyikan wajah-Ku terhadap engkau sesaat lamanya, tetapi dalam kasih setia abadi Aku telah mengasihani engkau, firman TUHAN, Penebusmu." ( Yesaya 54:7-8)

  • “TUHAN adalah penyayang dan pengasih, panjang sabar dan berlimpah kasih setia.Tidak selalu Ia menuntut, dan tidak untuk selama-lamanya Ia mendendam.Tidak dilakukan-Nya kepada kita setimpal dengan dosa kita, dan tidak dibalas-Nya kepada kita setimpal dengan kesalahan kita,tetapi setinggi langit di atas bumi, demikian besarnya kasih setia-Nya atas orang-orang yang takut akan Dia; sejauh timur dari barat, demikian dijauhkan-Nya dari pada kita pelanggaran kita.” ( Mazmur 103:8-12)


Syukur kepada TUHAN..Amin






Wednesday, April 6, 2011

Kesaksian Dan Kisah Nyata Islam Masuk Kristen : “KESAKSIAN INDAH” ( Mantan Muslim)




Kesaksian Dan Kisah Nyata Islam Masuk

Kristen : “KESAKSIAN INDAH” ( Mantan Muslim)


KESAKSIAN INDAH (isteri saya)


Nama saya Indah. Saya seorang Sunda. Saya kenal kekristenan ketika di sekolah dasar. Saya sering menghina tentang Kristen terutama soal makanan yang disebut haram dalam agama saya dulu (Islam), tetapi sekarang makanan itu halal untuk saya. Yang haram adalah perbuatan kita bila berbuat dosa. Keluarga saya hampir semua menyandang gelar haji, tetapi sejak kecil saya dijarkan tentang agama dan menekuninya.

Pada saat di bangku SMP kelas 3, saya berteman dengan seorang Kristen, namanya Juniana. Dia tidak mengenalkan Yesus, tetapi lewat kebaikan dan contoh hidup yang benar dia mengajarkan bahwa Yesus adalah benar-benar Tuhan. “Berbeda” dengan teman yang lain. Lalu di rumah tanpa sengaja ketika kakak, adik dan ibu saya sedang duduk, saya mengucapkan, ‘Ma, saya mau masuk Kristen ya.” Lalu mereka berkata yang menyakitkan hati saya. Waktu berlalu sayapun duduk dibangku SMA. Saya bertemu teman yang namanya Ayana. Dia sangat baik. Dia sangat banyak membantu saya. Tahun ’93 pertama kali saya penasaran campur takut. Lalu teman saya meminjamkan Al-Kitab , lalu saya baca dirumah sambil sembunyi-sembunyi, tetapi saya tidak mengerti juga. Lalu kami berpisah dan hidup saya tidak berarah dan banyak masalah dalam keluarga yang membuat saya ingin mati saja. Sepanjang hidup saya orang tua selalu membawa saya ke dukun atau tempat-tempat kramat. Setiap ada masalah orang tua saya bawa ke pak haji, peramal, atau dukun, tetapi semua tidak berubah. Mereka hidup tidak pernah mereka puas. Lalu setelah 1 tahun, saya di Bandung, saya pulang ke Bogor.

Satu tahun saya terpuruk tidak menentu arah, dalam tidur saya bermimpi bertemu dengan seorang yang bersinar terang sekali dan Dia memegang tangan saya. Tuhan Yesus berkata, “Jangan takut, akan apapun saya akan selalu mendampingimu.” Lalu saya bertanya pada pembantu saya, “Siapa dalam mimpi itu?” Pembantu saya bilang itu penunggu kuburan sebelah sana. Lalu saya terus memikirkan mimpi itu.

Lalu saya memutuskan untuk kursus. Disana saya berteman dengan seorang Kristen yang saleh dan taat. Lalu dia bermain ke rumah hari Minggu dan sorepun mau ke gereja. Saya terdiam. Dia begitu besar cinta dia pada Tuhannya itu. Sebenarnya ada apa ? Lalu saya menawarkan diri untuk ikut ke gereja. Dalam gereja saya bingung. Lagi ngapain semua orang ini. Tiba ada sebuah lagu yang sangat menyentuh hati saya. Sayapun menangis dan menangis tidak berhenti. Saya merasakan kasih Tuhan yang sungguh luar biasa yang menyembuhkan luka luka saya.

Dulu ketika saya masih Muslim, setiap tahun saya selalu mengalami kecelakaan. Setiap satu minggu setelah saya ulang tahun dan mata saya selalu merah seperti segumpal darah. Tetapi semenjak saya mengenal satu nama yaitu Tuhan Yesus, semua kutuk, penyakit itu hilang. Lalu setelah pulang dari gereja orang tua saya bertanya dari mana? Saya selalu jawab dari rumah teman atau jalan-jalan.

Bulan berlalu kami memutuskan untuk menikah tapi sebelumnya kami bertunangan. Di malam pertunangan, orang tua saya tidak menyetujui. Mereka malah menghina, lalu kamipun bertunangan bertiga saja disaksikan oleh Tuhan Yesus. Lalu setelah berberapa bulan kami memutuskan akan menikah dan saya masuk agama Kristen dan dibaptis. Saya ungkapkan semua pada orang tua saya dan mereka mengusir saya. Ibu saya hampir membunuh saya dengan sebuah asbak besar yang di lemparkan ke kepala saya.

Lalu kami menikah tanpa di restui oleh orangtua saya. Semua persiapan pernikahan saya dan calon suami saya yang mengatur. Dalam pesta pernikahan kami, orangtua saya mengancam dan akan mengacaukan dan melapor pada polisi, tetapi karena berkat Allah semua itu tidak terjadi karena Allah berdiri didepan melawan musuh-musuh. Hanya adik yang kecil, kakak, sepupu, dan 2 kakak dari ibu yang datang, kami menyewa orangtua orangtuaan untuk duduk disebelah saya. Orangtua saya tidak datang karena mereka malu apa kata orang nanti. Pada saat pesta hati saya dikuatkan oleh Tuhan dan kami selalu berdoa agar Tuhan selalu ada dalam hati kami.

Sekarang saya tahu Yesus tidak membenci orang tapi Yesus mengajarkan mengasihi musuh-musuh kita. Rencana Tuhan begitu panjang dan bertujuan kearah surgawi. Kini saya lahir baru, saya benar-benar ingin hidup dijalan Tuhan. Dulu kebohongan adalah hal yang biasa. Sekarang saya tidak mau berbuat dosa karena saya sudah di tebus dengan darah yang mahal. Darah Tuhan Yesus yang mati dikayu salib untuk menghapus dosa-dosa semua umat manusia. Di dalam-Nya saya merasakan kedamaian dan sejahtera(sukacita).

Dulu ketika saya masuk Kristen, orangtua, saudara, teman, masyarakat menjauhi saya. Mereka menyebut saya kafir. Hati saya menjerit. Saya ingin berteriak pada mereka bahwa ini hidup yang sesungguhnya mengenal Tuhan Yesus yang membawa saya ke jalan yang benar-benar mengajarkan kebenaran lahir dan batin. Orangtua saya bercerai dan mereka masing-masing menikah lagi. Hidup mereka tak berarah dan bertujuan. Orangtua saya begitu membanggakan kehajian mereka. Mereka selalu memikirkan hidup dan harta. Tetapi hidup tanpa Yesus semua itu adalah kesia-siaan. Dan Tuhan Yesus memelihara saya. Burung di udarapun Tuhan pelihara apalagi umat-Nya. Dalam Tuhan Yesus, yang sudah dipersatukan Tuhan tidak bisa dipisahkan oleh manusia. Saya bahagia membaca Firman Tuhan dalam AL-Kitab tapi orangtua saya kawin-cerai. Itu membuat saya sedih. Saya selalu berdoa agar orangtua, kakak, dan adik saya diselamatkan dan mengenal Tuhan Yesus Juruselamat setiap insane (manusia) yang percaya. Dialah Jalan dan Kebenaran dan Hidup.


Tuesday, April 5, 2011

Firman Tuhan Berharga, Lebih Dari Uang


Firman Tuhan Berharga, Lebih Dari Uang


“Kebajikan telah Kaulakukan kepada hamba-Mu, ya TUHAN, sesuai dengan firman-Mu.

Ajarkanlah kepadaku kebijaksanaan dan pengetahuan yang baik, sebab aku percaya kepada perintah-perintah-Mu. Sebelum aku tertindas, aku menyimpang, tetapi sekarang aku berpegang pada janji-Mu.Engkau baik dan berbuat baik; ajarkanlah ketetapan-ketetapan-Mu kepadaku. Orang yang kurang ajar menodai aku dengan dusta, tetapi aku, dengan segenap hati aku akan memegang titah-titah-Mu.Hati mereka tebal seperti lemak, tetapi aku, Taurat-Mu ialah kesukaanku. Bahwa aku tertindas itu baik bagiku, supaya aku belajar ketetapan-ketetapan-Mu. Taurat yang Kausampaikan adalah baik bagiku, lebih dari pada ribuan keping emas dan perak” ( Mazmur 119:65-72 )


Ada suatu penelitian yang dilakukan untuk mengetahui jumlah dan jenis orang yang hadir dalam ibadah. Ternyata hasil penelitian tersebut mengatakan bahwa kaum perempuan yang paling banyak hadir dalam ibadah. Ketika ditanya, mengapa kaum laki-laki sedikit hadir dalam ibadah jawabnya, mereka sibuk dari pagi sampai malam bekerja mencari uang.

Uang sering menjadi prioritas dalam hidup dan pencarian kita sehingga kita melupakan Tuhan dan mengabaikan Firman-Nya. Demi uang orang saling berkelahi dan membunuh. Demi uang bayi dan anak-anak diculik dan diperjual belikan. Demi uang, perempuan-perempuan yang masih gadis belia, yang muda maupun sudah tua tapi sexy rela menjajakan dirinya menjadi perempuan simpanan,perempuan panggilan bahkan PSK. Demi uang, pulau-pulau kecil yang tak berpenghuni dijual dan pulau-pulau yang bersumber daya alam kaya digadaikan. Demi uang orang-orang lemah dan kecil menjadi korban keganasan orang-orang besar dan berkuasa. Rapat majelis sering ribut gara-gara uang. Gereja atau jemaat kacau bahkan pecah karena uang. Benarlah Firman Tuhan ini, “ Cinta uang adalah akar dari segala kejahatan”.

Orang yang cinta uang dan lupa Tuhan serta Firman-Nya pasti hidupnya tersiksa. Ini juga yang dialami pemazmur. Awalnya ia seorang yang taat, namun karena tergoda untuk mendapat keping emas dan perak yang banyak dan makan enak, akhirnya ia lupa Tuhan dan Firman-Nya. Ia menyimpang dari perintah dan ketetapan Tuhan. Akibatnya ia tersiksa dan menderita.

Dalam ketertindasannya pemazmur sadar dan berseru kepada Tuhan. Tuhan menunjukkan kebaikan-Nya dengan membebaskannya dari semua hal yang menindasnya. Karena itu pemazmur membaharui komitmen hidupnya bahwa ia hanya mau berpegang pada Firman Tuhan sebab Firman Tuhan baik dan lebih berharga daripada uang.


Doa : Bapa surgawi, kami berdoa dan memohon urapan-Mu , ya Tuhan, agar kami lebih cinta Tuhan daripada uang. Di dalam nama Tuhan Yesus kami memohon dan mengucap syukur kepada-Mu.Amin


Saturday, March 5, 2011

Roh Kudus Memampukan Orang Percaya Untuk Bernyanyi


Roh Kudus Memampukan Orang Percaya Untuk Bernyanyi


“Terpujilah TUHAN, karena Ia telah mendengar suara permohonanku. TUHAN adalah kekuatanku dan perisaiku; kepada-Nya hatiku percaya. Aku tertolong sebab itu beria-ria hatiku, dan dengan nyanyianku aku bersyukur kepada-Nya. TUHAN adalah kekuatan umat-Nya dan benteng keselamatan bagi orang yang diurapi-Nya! Selamatkanlah kiranya umat-Mu dan berkatilah milik-Mu sendiri, gembalakanlah mereka dan dukunglah mereka untuk selama-lamanya.” ( Mazmur 28:6-9 )


Pemazmur bersyukur untuk jawaban Tuhan atas doanya. Berapa banyak orang percaya yang setiap harinya berdoa dengan penuh syukur untuk jawaban Tuhan atas doa yang sudah mereka ungkapkan ? Padahal setiap hari kita meminta dan setiap hari Tuhan menjawab. Kita meminta untuk kesehatan, untuk penjagaan menjalani hidup, untuk pemeliharaan hidup, sehingga kita dapat makan, dapat minum, dapat menjalani hari dengan baik dan menikmati banyak pengalaman setiap harinya. Banyak orang Kristen yang menganggap bahwa doanya dijawab kalau itu menyangkut permintaan khusus yang bukan tindakan-tindakan keseharian.

Melalui pengalaman doa ini, pemazmur mengakui bahwa Tuhan adalah kekuatan dan perisai baginya. Karenanya pemazmur mau hidup hanya bergantung kepada Tuhan. Penghayatan doa membuat banyak orang percaya mengungkapkan pengakuan ketergantungan dan penyerahan diri hanya kepada Allah. Jadi kalau orang percaya berdoa hanya mengeluh dan meminta dan bersungut, itu berarti pemahamannya tentang Allah dan kesadaran tentang keterlibatan Allah dalam hidupnya masih sangat rendah.

Berdasarkan pengalaman doa inilah, pemazmur bertumbuh dalam iman. Karenanya ia berkata, hanya kepada Tuhan ia percaya. Sebagai tanda syukur atas pertolongan Allah dalam hidupnya, pemazmur ingin menyanyi. Bagi pemazmur, nyanyian adalah ungkapan percaya dan pernyataan iman. Kalau orang percaya menjadikan nyanyian sebagai ungkapan pernyataan iman, maka nyanyian orang percaya memiliki urapan dan kuasa yaitu :

  • Pertama : Nyanyian orang percaya mempunyai kekuatan untuk mengubah orang atau situasi.
  • Kedua : Nyanyian orang percaya menjadi kesaksian tentang perbuatan Allah yang besar.

Kita bernyanyi dengan seluruh keberadaan kita. Bagi orang percaya nyanyian dan doa dapat membuat sesama bertumbuh dalam iman dan pengharapan.


Soli Deo Gloria


Tuhan Akan Mentahirkan Hati Dan Hidup Kita


Tuhan Akan Mentahirkan Hati Dan Hidup Kita


“Beginilah firman Tuhan ALLAH: Pada hari Aku mentahirkan kamu dari segala kesalahanmu, Aku akan membuat kota-kota didiami lagi dan reruntuhan-reruntuhan akan dibangun kembali. Tanah yang sudah lama tinggal tandus akan dikerjakan kembali, supaya jangan lagi tetap tandus di hadapan semua orang yang lintas dari padamu. Sebaliknya mereka akan berkata: Tanah ini yang sudah lama tinggal tandus menjadi seperti taman Eden dan kota-kota yang sudah runtuh, sunyi sepi dan musnah, sekarang didiami dan menjadi kubu.Dan bangsa-bangsa yang tertinggal, yang ada di sekitarmu akan mengetahui, bahwa Akulah TUHAN, yang membangun kembali yang sudah musnah dan menanami kembali yang sudah tandus. Aku, TUHAN, yang mengatakannya dan akan membuatnya.Beginilah firman Tuhan ALLAH: Dalam hal ini juga Aku menginginkan, supaya kaum Israel meminta dari pada-Ku apa yang hendak Kulakukan bagi mereka, yaitu membuat mereka banyak seperti lautan manusia.Seperti domba-domba persembahan kudus, dan seumpama domba-domba Yerusalem pada waktu-waktu perayaannya, begitulah kota-kota yang sudah runtuh penuh dengan lautan manusia. Dengan begitu mereka akan mengetahui bahwa Akulah TUHAN." (Yehezkiel 36:33-38)


Dalam kehidupan peribadahan Israel, salah satu syarat agar seorang yang dianggap telah tercemar bisa kembali beribadah dan mengalami berkat Tuhan adalah jika ia telah dinyatakan tahir oleh imam. Yehezkiel sebagai nabi kultus memakai penggambaran ini untuk Israel. Menurut Yehezkiel, keterasingan Israel di pembuangan adalah akibat kesalahan dan dosa mereka. Kecemaran itu membuat Israel mengalami kehancuran total. Kotanya menjadi tandus dan ditinggal sepi tak berpenghuni. Dalam kondisis seperti itu, Israel belum bisa kembali ke tanah airnya, kecuali setelah dinyatakan tahir. Siapa yang akan mentahirkan Israel ? Hanya Tuhan yang dapat mentahirkan Israel, bukan para imam atau umat, karena semuanya telah tercemar. Pada hari-Nya, Tuhan sendiri yang akan mentahirkan Israel sehingga mereka akan kembali ke tanahnya dan membangun kota-kota yang hancur serta menghijaukan kembali tanah yang tandus, seperti taman Eden. Tuhan melakukan hal itu agar bangsa-bangsa lain yang mengejek Israel, akan tercengang dan mengakui kebesaran-Nya. Demikian juga Israel,jika mereka meminta agar Tuhan mau menambah jumlah mereka maka Tuhan pun akan melakukannya. Tuhan akan membuat kota Yerusalem kembali dipenuhi oleh orang-orang yang datang untuk perayaan dan mempersembahkan korban pasa pesta-pesta tahunan keagamaan. Maka Israel pun akan mengakui bahwa Tuhanlah yang telah melakukannya.

Firman Tuhan mengingatkan kita agar jangan mencemarkan diri kita dan hidup kita dengan dosa agar kita tidak hancur. Namun, jika sudah terlanjur, maka sekarang waktunya untuk memminta agar Tuhan mau mentahirkan kita. Hanya dengan cara itu kita akan bisa membangun kembali kehidupan kita dan Tuhan membuat hidup kita bahagia. Rumah tangga, lahan usaha dan anak-anak kita akan dibaharui lagi, itulah kesaksian kita !


Doa : Tuhan baharuilah hidup kami ya Allah, agar kami beroleh damai sejahtera. Di dalam nama Tuhan Yesus Firman Yang hidup kami memohon dan bersyukur kepada-Mu.. Amin.