Tuesday, February 2, 2010

Hikmat Itu Kekuatan Allah


HIKMAT ITU KEKUATAN ALLAH


“Aku, hikmat, tinggal bersama-sama dengan kecerdasan, dan aku mendapat pengetahuan dan kebijaksanaan. Takut akan TUHAN ialah membenci kejahatan; aku benci kepada kesombongan, kecongkakan, tingkah laku yang jahat, dan mulut penuh tipu muslihat. Padaku ada nasihat dan pertimbangan, akulah pengertian, padakulah kekuatan. Karena aku para raja memerintah, dan para pembesar menetapkan keadilan. Karena aku para pembesar berkuasa juga para bangsawan dan semua hakim di bumi. Aku mengasihi orang yang mengasihi aku, dan orang yang tekun mencari aku akan mendapatkan daku. Kekayaan dan kehormatan ada padaku, juga harta yang tetap dan keadilan. Buahku lebih berharga dari pada emas, bahkan dari pada emas tua, hasilku lebih dari pada perak pilihan. Aku berjalan pada jalan kebenaran, di tengah-tengah jalan keadilan, supaya kuwariskan harta kepada yang mengasihi aku, dan kuisi penuh perbendaharaan mereka”


( Amsal 8:12-21 )


1. Konteks Sosial


Umumnya manusia selalu mengandalkan kepandaian yang dimilikinya. Dengan kepandaian itu manusia menciptakan Ilmu Pengetahuan Dan Teknologi ( IPTEK) membantunya memenuhi kebutuhan serta mencapai tujuan hidup di masa depan. Akan tetapi fenomena masyarakat menyajikan, bahwa tidak seluruh kebutuhan dan tujuan hidup manusia bisa terjawab oleh IPTEK. Malahan IPTEK dapat menimbulkan akibat dan resiko baru dalam kehidupan manusia. Katakanlah, hasil temuan pada teknologi ekonomi, IPTEK memudahkan manusia menikmati kehidupan yang baik. Kemudahan menikmati makanan siap saji. Cukup menguntungkan. Di sisi lain, karena mengikuti pola hidup seperti itu, manusia semakin tergantung pada produk makanan siap saji yang mengandung kolesterol tinggi, yang dapat menimbulkan berbagai macam penyakit mematikan seperti : penyakit cancer, stroke, diabetes, dsb.

Bukan hanya itu, ketergantungan tersebut menciptakan sikap komsumtif yang mematikan kreatifitas masyarakat kelas bawah yang hidupnya tergantung dari makanan bersahaja, seperti : nasi pecel, nasi uduk, ayam Mbok Berek dan sebagainya.

Perubahan orientasi berpikir yang hadir bersamaan dengan pesatnya arus globalisasi di segala bidang berakibat ikut membentuk kepribadian manusia di dalam masyarakat. Sikap individualis yang bersumber dari perasaan egois berlebihan merenggangkan hubungan antar anggota masyarakat. Yang kaya bertambah makmur dan yang miskin semakin terpuruk melarat. Masih banyak lagi ancaman yang masuk bersamaan dengan globalisasi. Meskipun harus diakui juga, bahwa hal itu seimbang dengan keuntungannya.


2. Pengaruh Atas Kehidupan Beragama


Sehubungan dengan perubahan sosial yang pesat bersamaan globalisasi, dunia hiburan ( entertainment ) berkembang melejit. Manusia mulai mencari kepuasan batin melalui pusat-pusat hiburan yang semakin marak.

Agama, yang dulunya menjadi primadona dari sarana pemuasan bathiniah, semakin terpuruk. Agama tidak lagi menjadi satu-satunya alternatif yang mampu menuntaskan permasalahan. Sudah tersedia berbagai pusat hiburan yang sanggup memberikan jawaban sesaat atas rasa ketidakpuasan manusia terhadap solusi yang disodorkan oleh ajaran-ajaran keagamaan.

Kita harus jujur mengakui, bahwa kecanggihan IPTEK tak seluruhnya mampu menjawab kebutuhan manusia. Masih ada kebutuhan hidup yang tidak terjawab tuntas. Kegelisahan akan masa depan, ketakutan akan kematian, kebutuhan akan rasa aman, kebutuhan akan kasih sayang dan sebagainya, tidak dapat ditemukan dalam hasil rekayasa IPTEK.

Manusia mulai kehilangan arah. Ia semakin jauh dari Allah. Semakin terperangkap dalam penjara kuasa-kuasa dunia yang bersifat semu. Ia terjebak ke dalam dunia maya. Manusia jatuh ke dalam bentuk dosa modern. Ia tidak takut akan Allah. Tidak menghormati dan berlaku tidak segan terhadap kemahakuasaan Allah. Ternyata IPTEK tidak adapat memberi jawaban atas kebutuhan kejiwaan dan spiritual manusia ( Coba baca dan renungkan Menara Babel ). Bukankah cerita tersebut menunjuk pada perkembangan IPTEK pada masa itu ?


KAJIAN TEOLOGIS


Kebutuhan Akan Allah


Penulis Amsal mengemukakan sebuah jawaban konkrit. Perjalanan manusia tiba pada titik jenuh. Dunia hiburan tidak mampu menjawab pergumulan. Manusia yang tenggelam dalam hingar -bingar dan gemerlapnya dunia hiburan semakin terbelit masalah.


Hikmat Allah


Hikmat Allah tidak bertindih tepat artinya dengan Ilmu Pengetahuan yang diciptakan manusia. Hikmat Allah bukanlah ciptaan manusia. Hikmat itu berasal atau keluar dari Allah sendiri. Ia ada di dalam Allah. Ketika Allah berkata (berfirman) dengan segera tampaklah hikmat-Nya. Ia adalah Allah.

Tidak seorangpun dapat memiliki-Nya, jikalau Allah tidak berkenan memberi. Hikmat diberikan Allah kepada orang yang berkenan di hati-Nya. Mereka itu adalah orang-orang yang rindu dan senantiasa mencari-Nya, selalu bergaul akrab dengan Dia. Jika orang mencari Allah sepanjang perjalanan hidupnya, Allah akan memperkenalkan diri, sehingga mereka mengenal Dia. Dalam perjumpaan dengan Allah, orang itu akan menerima hikmat yang membuatnya cerdas serta bijaksana. Ia tahu membedakan manakah yang baik dan apakah yang berkenan kepada Allah. Dengan demikian, hidupnya terluput dari malapetaka dan marabahaya.


Dimanakah Hikmat Dapat Dikenal ?


Menurut Perjanjian Baru, Hikmat Allah dinyatakan kepada manusia di dalam dan melalui kehadiran Kristus Yesus. Kristus Yesus adalah Hikmat Allah. Marilah kita baca dan renungkan ayat firman Tuhan dibawah ini.

  • “ tetapi untuk mereka yang dipanggil, baik orang Yahudi, maupun orang bukan Yahudi, Kristus adalah kekuatan Allah dan hikmat Allah” ( 1 Kor 1: 24 )

  • “ Sebab aku mempunyai keyakinan yang kokoh dalam Injil, karena Injil adalah kekuatan Allah yang menyelamatkan setiap orang yang percaya, pertama-tama orang Yahudi, tetapi juga orang Yunani. Sebab di dalamnya nyata kebenaran Allah, yang bertolak dari iman dan memimpin kepada iman, seperti ada tertulis: "Orang benar akan hidup oleh iman." ( Roma 1:16-17 )

Itulah yang tidak dapat dipahami dan diselami oleh akal manusia. Itulah nilai tertinggi dari Pengetahuan yang diperlihatkan Allah ke atas kebodohan manusia. Ketika Allah inkarnasi “ menjadi manusia” ( Yohanes 1:14 ), disitulah terbukti jelas kecanggihan tekhnologi ( Yun, teknon = cara ) yang diperlihatkan Allah melawan teknologi manusia. Di situ pula tampak nilai keselamatan yang direkayasa oleh Allah, ketika Dia menyatakan diri ke dalam wujud dan rupa manusia.


Soli Deo Gloria


Sumber tulisan :

Sabda Guna Krida Unit kerja penerbitan GPIB Edisi 73 bulan November-Desember 2007


Monday, February 1, 2010

Anti Kristus Menurut Iman Kristen


ANTI KRISTUS MENURUT IMAN KRISTEN


“Lalu aku melihat seekor binatang keluar dari dalam laut, bertanduk sepuluh dan berkepala tujuh; di atas tanduk-tanduknya terdapat sepuluh mahkota dan pada kepalanya tertulis nama-nama hujat. Binatang yang kulihat itu serupa dengan macan tutul, dan kakinya seperti kaki beruang dan mulutnya seperti mulut singa. Dan naga itu memberikan kepadanya kekuatannya, dan takhtanya dan kekuasaannya yang besar” ( Wahyu 13:1-2 )


Anti-Kristus ini adalah seorang figur pemimpin yang akan muncul di akhir jaman. Jadi menurut Alkitab yang disebut sebagai anti Kristus adalah sbb:

• “ dan setiap roh, yang tidak mengaku Yesus, tidak berasal dari Allah. Roh itu adalah roh antikristus dan tentang dia telah kamu dengar, bahwa ia akan datang dan sekarang ini ia sudah ada di dalam dunia.” (1 Yoh 4 : 3 )

• “ Sebab banyak penyesat telah muncul dan pergi ke seluruh dunia, yang tidak mengaku, bahwa Yesus Kristus telah datang sebagai manusia. Itu adalah si penyesat dan antikristus.”

( 2 Yoh 1 : 7 )

• “ Siapakah pendusta itu? Bukankah dia yang menyangkal bahwa Yesus adalah Kristus? Dia itu adalah anti-Kristus, yaitu dia yang menyangkal baik Bapa maupun Anak.”

( 1 Yoh 2 : 22 )

• “ Anak-anakku, waktu ini adalah waktu yang terakhir, dan seperti yang telah kamu dengar, seorang antikristus akan datang, sekarang telah bangkit banyak antikristus. Itulah tandanya, bahwa waktu ini benar-benar adalah waktu yang terakhir”. ( 1 Yoh 2 : 18 )

• “ Saudara-saudaraku yang kekasih, janganlah percaya akan setiap roh, tetapi ujilah roh-roh itu, apakah mereka berasal dari Allah; sebab banyak nabi-nabi palsu yang telah muncul dan pergi ke seluruh dunia. Demikianlah kita mengenal Roh Allah : setiap roh yang mengaku, bahwa Yesus Kristus telah datang sebagai manusia, berasal dari Allah” (1 Yoh 4 : 1-2)


a) Si “pendurhaka” dengan rupa-rupa tipu daya jahat disertai rupa-rupa perbuatan ajaib, tanda-tanda dan mujizat-mujizat palsu, oleh pekerjaan Iblis ( Bdk. 2 Tes 2:9-12).


b) Si “ pendusta” yang menyangkal Yesus adalah Kristus (Bdk 1 Yoh 2:22).


c) “Yang menyangkal” baik Bapa maupun Anak ( Bdk 1 Yoh 2:22).


d) Si “penyesat” yang tidak mengaku Yesus telah datang sebagai manusia (Bdk 2 Yoh 1:7). Maksudnya tidak mengakui bahwa Yesus telah datang menjadi manusia yaitu : dilahirkan, menderita, disalibkan mati dan dikuburkan, turun kedalam kerajaan maut, dan pada hari yg ke tiga bangkit pula dari antara orang mati, naik kesorga dan duduk disebelah kanan Allah Bapa Yang Maha Kuasa dan akan datang dari sana untuk menghakimi orang yang hidup dan yang mati.


e) “Manusia durhaka” yang meninggikan diri dan ingin disembah sebagai Allah dan ingin menyatakan diri sebagai Allah ( Bdk. 2 Tes 2:3-4). Dan anti-Kristus ini datang dengan memakai cap, materai, tanda angka 666 di dahi dan di tangan mereka yang memiliki makna rohani :

  1. Cengkraman pekerjaan kuasa Iblis yang menunggangi manusia melalui pengajar sesat, nabi-nabi palsu,anti-Kristus, dsb dimana roh anti-Kristus (roh penyesat) yaitu iblis dan malaikat-malaikatnya dan roh-roh jahatnya ini bekerja untuk menyesatkan manusia di bumi ( Bdk 1 Tim 4: 1-2). Dalam sejarah gereja, si Anti Kristus adalah kaisar Romawi yaitu kaisar Nero yang anti Kristen yang telah membunuh ribuan orang Kristen sebagaimana yang ditulis oleh rasul Yohanes (Kitab Wahyu) melalui penglihatannya di pulau Patmos. Kaisar Nero mengangkat dirinya sebagai “Yang Ilahi”, Dewa, Deus atau “Allah” yang memerintahkan supaya dia disembah oleh bangsa-bangsa sebagai pemerintah ilahi dan juruselamat ilahi, dan serentak juga menghambat gereja Juruselamat sejati. Iblis sangat membenci gereja dan ingin membinasakannya. Tetapi usahanya gagal, sebab Allah melindungi dan memelihara-Nya (Bdk. Why 12:13-14, Kel 19:4,Ul 32:11). Dan di akhir jaman akan banyak bangkit pempimpin seperti Nero yang anti Kristen.Yaitu suatu kuasa politik, yang memperhambakan diri kepada Iblis. “…..Dan naga itu memberikan kepadanya kekuatannya, dan tahktanya, dan kekuasaanya yang besar…” ( Why 13:2 ). Tapi kitab Wahyu menyatakan bahwa Tuhan Yesus Kristus akan membinaskan anti Kristus,Iblis dan nabi palsu ke dalam lautan api dan belerang (Bdk. Wahyu 19). Kaisar Nero mati mengenaskan akhir hidupnya, dan kerajaan Romawi yang termasyur dan terkenal di seluruh dunia itu telah hancur dan binasa. Sungguh nubuat dalam kitab Wahyu digenapi, bahwa kerajaan Iblis akan binasa pada akhirnya. Demikian juga Hitler yang anti Kristen dan juga yang membunuh umat pilihan Allah, kekasih-kekasih Allah yaitu orang Yahudi, bangsa Israel, akhirnya binasa dalam lautan darah bersama para prajuritnya.

  1. Cengkraman pekerjaan kuasa iblis(ilah jaman ini) yang membutakan manusia untuk tidak melihat kabar baik (Injil Allah yang Maha Suci), yang membawa rahmat Allah bagi kita semua dan yang menyelamatkan setiap orang yang percaya (Bdk. Roma 1 : 16, 2 Korintus 4: 4).


Wednesday, January 27, 2010

Bila Sangkakala Allah Berbunyi ? Tidak Seorangpun Tahu Waktunya


BILA SANGKAKALA ALLAH BERBUNYI ? TIDAK SEORANGPUN

TAHU WAKTUNYA


“Selanjutnya kami tidak mau, saudara-saudara, bahwa kamu tidak mengetahui tentang mereka yang meninggal, supaya kamu jangan berdukacita seperti orang-orang lain yang tidak mempunyai pengharapan. Karena jikalau kita percaya, bahwa Yesus telah mati dan telah bangkit, maka kita percaya juga bahwa mereka yang telah meninggal dalam Yesus akan dikumpulkan Allah bersama-sama dengan Dia. Ini kami katakan kepadamu dengan firman Tuhan: kita yang hidup, yang masih tinggal sampai kedatangan Tuhan, sekali-kali tidak akan mendahului mereka yang telah meninggal. Sebab pada waktu tanda diberi, yaitu pada waktu penghulu malaikat berseru dan sangkakala Allah berbunyi, maka Tuhan sendiri akan turun dari sorga dan mereka yang mati dalam Kristus akan lebih dahulu bangkit; sesudah itu, kita yang hidup, yang masih tinggal, akan diangkat bersama-sama dengan mereka dalam awan menyongsong Tuhan di angkasa. Demikianlah kita akan selama-lamanya bersama-sama dengan Tuhan. Karena itu hiburkanlah seorang akan yang lain dengan perkataan-perkataan ini” ( 1 Tesalonika 4:13-18 )


Apa Makna Surat Tesalonika Bagi Kita Sekarang ?


Kekristenan di Indonesia sekarang ini sedang menghadapi dilema baru yang dapat menyesatkan orang Kristen. Dilema itu berkaitan dengan WAKTU KEDATANGAN YESUS KRISTUS YANG KEDUA. Ancaman bahaya itu tampak dari hal :


  1. Ada sekelompok orang Kristen yang kerajinan meramal WAKTU dan HARI Kedatangan Kristus kembali. Perbuatannya itu telah menyesatkan banyak orang Kristen sampai hari ini. Ingatkah saudara penyesatan yang terjadi atas sekelompok orang Kristen di Bandung tahun 2005 oleh Pdt. Mangapin Sibuea ( aliran kekristenan Pentakosta) kemarin ? Dan akhirnya si pendeta masuk penjara dan dihukum 2 tahun penjara, karena kasus penipuan berkedokkan agama. Dia mengatakan bahwa Tuhan Yesus akan datang tahun 2007 dan tanggalnya pun dia sebutkan. Perbuatan itu bukan hanya mempermalukan si Pendeta/si Penginjil. Tetapi terlebih-lebih lagi Tuhan Yesus. Padahal Tuhan Yesus pernah berkata : “….Tetapi tentang hari atau saat itu tidak seorang pun yang tahu, malaikat-malaikat di sorga tidak, dan Anakpun tidak, hanya Bapa saja”. ( Markus 13:32 ). Sikap ini merupakan ekstrim kiri ( dari Kristen fundamentalisme yang salah ). Bukankah perbuatan orang yang suka meramal tentang Hari Tuhan itu sesat ? Mereka melakukan pekerjaaan yang bertentangan dengan ucapan Yesus Kristus diatas ( kalimat bergaris miring). Siapakah yang memberikan wewenang kepada orang-orang Kristen semacam itu untuk meramal ? Yesus Kristus kah ? Tidak ! Kristus sama sekali tidak memberikan perintah tersebut. Mereka melakukannya dengan maksud-maksud yang tidak jujur dan hati serta pikiran yang jahat ( Bdk. Filipi 1:15), untuk menyesatkan orang dari apa yang Kristus katakan. Roh anti Kristus, roh-roh peramal menunggangi hidup mereka, dan perbuatan mereka sama dengan orang-orang yang hidup di luar iman kepada Kristus.

  1. Dalam perikop bacaan ini Rasul Paulus menasehati orang Kristen di Tesalonika, karena mereka kecewa menantikan Kedatangan Tuhan Yesus yang tak kunjung tiba. Ada banyak orang Kristen yang sudah duluan mati, padahal kedatangan Kristus belum terjadi juga. Hal ini menimbulkan keputusasaan, tawar iman dalam penantian. Rasul Paulus ingin menegaskan, bahwa siapapun yang sudah mati dalam Kristus pasti akan dibangkitkan bersama Kristus. Itulah makna iman. Tidak seorangpun yang mati di dalam nama Kristus akan ditinggalkan. Baik orang-orang yang masih hidup maupun yang sudah mati akan dikumpulkan bersama sama dengan Kristus di dalam Kerajaan Allah.

Kedua sikap itu sampai saat ini mempengaruhi orang-orang Kristen yang cenderung fanatisme (bersikap membabi buta) dalam menantikan kedatangan Kristus.


Saudaraku yang diberkati dan dikasihi Tuhan !


Yesus dengan sengaja ingin menjawab tuntas berbagai persoalan yang diajukan murid-murid-Nya tentang kedatangan Anak Manusia. Kata-Nya : “ Hati-hatilah dan berjaga-jagalah! Sebab kamu tidak tahu bilamanakah waktunya tiba…., supaya kalau ia tiba-tiba datang jangan kamu didapatinya sedang tidur “ ( Markus 13:33,36 ).

BERJAGA-JAGALAH. Kata kerja itu bersifat aktif. Artinya “ berjaga” yang dilakukan dalam situasi-kondisi mendesak itu harus disertai pekerjaan lain, agar tidak segera mengantuk lalu tertidur. Lihatlah peronda atau Satpam penjaga malam. Mereka berjaga sambil melakukan pekerjaan. Namun pekerjaan itu tidak baik dan tidak benar. Peronda malam menghapus rasa kantuk dengan bermain judi. Orang-orang Kristen adalah orang-orang yang dikuduskan Allah. Kita harus berjaga. Kita harus menyiapkan perlengkapan perang iman, agar jangan diserang “ musuh “ ( Bdk. 1 Pet 5:6-7, Efesus 6:10-18) ketika sedang melakukan penjagaan.

Saudaraku, banyak petaka alam sudah terjadi di berbagai belahan bumi, termasuk di Negara kita. Banyak tanda-tanda alam sudah nampak, tetapi kedatangan Kristus belum segera tampak ? Apakah hal itu berati Kristus Yesus tidak datang ? Apakah itu berarti janji-Nya tidak tepat ? Tidak demikian. Mengapa kita gusar dan hati kita gelisah ? Sikap yang baik dan benar dalam penantian akan kedatangan Kristus Yesus adalah : BEKERJA MEMBERITAKAN INJIL SAMPAI KRISTUS YESUS MENYATAKAN DIRI DI ATAS AWAN-AWAN SELAKU RAJA DIATAS SEGALA RAJA DAN HAKIM YANG ADIL YANG AKAN MENGHAKIMI ORANG YANG HIDUP DAN YANG MATI . Amin.


Saturday, January 16, 2010

Waspadai Ajaran Sesat



WASPADAI AJARAN SESAT


“Inilah Dia yang telah datang dengan air dan darah, yaitu Yesus Kristus, bukan saja dengan air, tetapi dengan air dan dengan darah. Dan Rohlah yang memberi kesaksian, karena Roh adalah kebenaran. Sebab ada tiga yang memberi kesaksian [di dalam sorga: Bapa, Firman dan Roh Kudus; dan ketiganya adalah satu. Dan ada tiga yang memberi kesaksian di bumi]: Roh dan air dan darah dan ketiganya adalah satu. Kita menerima kesaksian manusia, tetapi kesaksian Allah lebih kuat. Sebab demikianlah kesaksian yang diberikan Allah tentang Anak-Nya. Barangsiapa percaya kepada Anak Allah, ia mempunyai kesaksian itu di dalam dirinya; barangsiapa tidak percaya kepada Allah, ia membuat Dia menjadi pendusta, karena ia tidak percaya akan kesaksian yang diberikan Allah tentang Anak-Nya. Dan inilah kesaksian itu: Allah telah mengaruniakan hidup yang kekal kepada kita dan hidup itu ada di dalam Anak-Nya. Barangsiapa memiliki Anak, ia memiliki hidup; barangsiapa tidak memiliki Anak, ia tidak memiliki hidup” ( 1 Yohanes 5:6-12 )


Ada dua tujuan surat 1 Yohanes yakni :

  • Pertama : Memberikan dorongan kepada jemaat tentang pentingnya membina persekutuan dengan Allah dan Yesus Kristus.
  • Kedua : Memberikan kesadaran kepada jemaat untuk bersikap hati-hati terhadap ajaran sesat, agar mereka tidak tergoda menjauhi persekutuan dengan Yesus Kristus.

Ketika Rasul Yohanes menulis surat ini, ajaran Gnostik sebagai ajaran yang menyesatkan sedang mempengaruhi jemaat. Gnostik mengajarkan bahwa dunia ini penuh dosa. Maka siapa saja yang bersentuhan dengan dunia ini akan mengotori dirinya dengan dosa. Paham ini mengajarkan bahwa Yesus yang adalah Tuhan, tidak mungkin bergaul dengan dunia ini. Maka Yesus ikut berdosa dan tidak mungkin menjadi Mesias, Juruselamat dunia ini.

Saudaraku, jika kita mencermati ajaran sesat ini, maka sepintas lalu nampaknya seperti cukup meyakinkan karena menghormati Yesus dengan menghindari diri-Nya dari pengaruh dosa. Sepintas lalu ajaran ini hendak membela Yesus sebagai Tuhan dan karena itu tidak boleh bercampur dengan dunia yang najis ini. Yesus dijauhkan dari pengaruh dosa dan derita sebagai manusia.

Paham ini mengajarkan bahwa keselamatan yang dicapai, bukan melalui kedatangan Yesus ke dalam dunia ini yang penuh dengan dosa , tetapi manusialah yang harus berusaha mencari dan mengusahakan keselamatan dirinya dengan cara menjauhkan diri dari dunia dengan segala kenajisan dosanya. Barangsiapa yang ingin mengalami keselamatan, dia harus menjauhkan dirinya daripada dunia yang najis ini, menyendiri, berakskese, menyiksa diri dan bertapa. Dengan demikian diharapkan dia dapat membebaskan roh dari tubuhnya yang berdosa agar bisa bergabung kedalam Roh Allah Yang Maha Tinggi atau Allah Pencipta. Ajaran ini juga cenderung menjauhi pergaulan dengan sesama manusia dan menjauhi tugas-tugas sosial. Yang penting usaha keselamatan ini tertuju bagi diri sendiri yang berdimensi sorgawi, tidak untuk sesamanya manusia.

Menanggapi ajaran sesat ini, Rasul Yohanes menyatakan bahwa Yesus datang ke dunia sebagai manusia, menderita sengsara demi mewujudkan kasih-Nya dan menebus dosa umat manusia dan dunia ini. Ia tidak mengakhiri hidup-Nya pada kematian, tetapi kemudian bangkit dari kuasa maut. Karena itu Dia adalah Mesias, Anak Allah Yang Hidup.

Yesus datang dengan air dan darah. Artinya Ia memberikan diri-Nya dibaptis (dengan air) seperti kesaksian sorgawi oleh Injil Matius demikian : “ Inilah Anak-Ku yang Kukasihi, kepada-Nyalah Aku berkenan ( Matius 3:17 ). Yesus juga datang dengan darah artinya kasih Allah dinyatakan dalam kehadiran Yesus melalui penderitaan sampai mati di kayu salib. Roh Kudus yang adalah Roh Kebenaran memberikan kesaksian tentang kebenaran ini.

Dalam renungan ini ,Rasul Yohanes memberikan kesaksiannya tentang Yesus sebagai Mesias disaksikan oleh Allah Bapa, Firman yang adalah Kristus sendiri dan Roh Kudus ( 1 Yoh 5:7 ). Kesaksian ini benar. Karena itu kehadiran Yesus sebagai penebus dosa manusia patut dipercayai. Dengan demikian, kepercayaan ini tidak merupakan kepercayaan yang sia-sia, tetapi kepercayaan yang benar. Jadi barangsiapa yang percaya kepada-Nya mengalami hidup, namun bagi mereka yang tidak percaya tidak mengalami kehidupan ini.

Dewasa ini gereja tidak bebas dari pengaruh berbagai ajaran sesat. Sama halnya dengan pengalaman gereja-gereja dalam sejarah sebelumnya, gereja merumuskan pengakuan imannya untuk memagari dirinya terhadap pengaruh ajaran sesat. Gereja –gereja dewasa ini menegaskan pengakuan iman dan pemahaman imannya dalam kehidupan bergereja, agar tidak terjerumus kedalam pengaruh ajaran sesat. Tetapi sebaliknya aman dalam mengungkapkan imannya kepada Yesus Kristus, Mesias, Juruselamat dunia.


Soli Deo Gloria


Keterangan Gambar :

Gambar diatas adalah : Maharishi Mahesh Yogi yang diambil fotonya bersama pemusik pop The Beatles. Maharishi mulai terkenal ketika di tahun 1950-an menjadi guru kebatinan pemusik pop “The Beatles”. Dia mengembangkan Transcendental Meditation (TM) yang merupakan latihan meditasi Hinduisme yang coba diilmiahkan dan meluas di negara-negara barat. Dalam bukunya yang berjudul “ Meditations Of The Maharishi “, Maharishi menyebut mengenai penebusan Kristus sebagai berikut :

“ Saya tidak yakin bahwa Kristus pernah menderita atau Kristus dapat menderita…..Sangat disayangkan kalau Kristus dibicarakan dalam kaitan dengan penderitaan “.

Kita melihat TM ( Transcedental Meditation ) bukan saja merupakan ajaran agama Hindu, tetapi juga merupakan ajaran yang mendiskreditkan arti penebusan Kristus di kayu salib, yang justru merupakan inti ajaran Kristen !


Tuesday, January 5, 2010

Allah Yang Setia Pada Janji-Nya


ALLAH YANG SETIA PADA JANJI-NYA


“Bersyukurlah kepada TUHAN, serukanlah nama-Nya, perkenalkanlah perbuatan-Nya di antara bangsa-bangsa! Bernyanyilah bagi-Nya, bermazmurlah bagi-Nya, percakapkanlah segala perbuatan-Nya yang ajaib! Bermegahlah di dalam nama-Nya yang kudus, biarlah bersukahati orang-orang yang mencari TUHAN! Carilah TUHAN dan kekuatan-Nya, carilah wajah-Nya selalu! Ingatlah perbuatan-perbuatan ajaib yang dilakukan-Nya, mujizat-mujizat-Nya dan penghukuman-penghukuman yang diucapkan-Nya, hai anak cucu Abraham, hamba-Nya, hai anak-anak Yakub, orang-orang pilihan-Nya! Dialah TUHAN, Allah kita, di seluruh bumi berlaku penghukuman-Nya. Ia ingat untuk selama-lamanya akan perjanjian-Nya, firman yang diperintahkan-Nya kepada seribu angkatan, yang diikat-Nya dengan Abraham, dan akan sumpah-Nya kepada Ishak; diadakan-Nya hal itu menjadi ketetapan bagi Yakub, menjadi perjanjian kekal bagi Israel, firman-Nya: "Kepadamu akan Kuberikan tanah Kanaan, sebagai milik pusaka yang ditentukan bagimu." Ketika jumlah mereka tidak seberapa, sedikit saja, dan mereka orang-orang asing di sana, dan mengembara dari bangsa yang satu ke bangsa yang lain, dari kerajaan yang satu ke suku bangsa yang lain, Ia tidak membiarkan seorang pun memeras mereka, raja-raja dihukum-Nya oleh karena mereka: "Jangan mengusik orang-orang yang Kuurapi, dan jangan berbuat jahat kepada nabi-nabi-Ku!" ( Mazmur 105: 1-15 )


“ Pak Pendeta, saya kecewa sekali, karena cinta kasih saya dikhianati kekasihku. Ia hanya mengobral janji, tetapi tidak mampu memenuhi” ujar si Gadis putus asa. “ Anda tidak perlu putus asa, sebab TUHAN selalu menyertaimu. Dia akan memberikan lelaki yang terbaik kepadamu. Pahamilah kegagalan cintamu ini sebagai pengalaman indah yang dikaruniakan TUHAN. Ingatlah tidak seorang manusia pun setia pada janjinya. TUHAN saja yang selalu setia pada janji-Nya. Dia akan memenuhi janji-Nya padamu, anakku” Pak Pendeta berusaha menghibur gadis muda yang putus asa itu.

Manusia dapat mengingkari janji dalam sedetik saja, tetapi Allah tetap setia sekalipun keturunan berganti keturunan. ( Bdk. 2 Tim 2:11-13 ). Marilah kita baca, renungkan ayat Firman Tuhan di bawah ini :

  • “Benarlah perkataan ini: "Jika kita mati dengan Dia, kita pun akan hidup dengan Dia; jika kita bertekun, kita pun akan ikut memerintah dengan Dia; jika kita menyangkal Dia, Dia pun akan menyangkal kita; jika kita tidak setia, Dia tetap setia, karena Dia tidak dapat menyangkal diri-Nya." ( 2 Tim 2:11-13 )

Perjanjian yang dianugerahkan Allah kepada Abraham dilanjutkan kepada keturunannya, malahan dikaruniakan juga kepada semua manusia dari segala suku bangsa. Berdasarkan perjanjian-Nya Allah mengerjakan penyelamatan atas manusia di dalam karya Yesus Kristus. Meskipun kita sering mengecewakan dan mendukakan hati-Nya. Dia sabar terhadap kita, bahkan Dia memberikan kesempatan bertobat, supaya kita diselamatkan baik di dunia sekarang ini maupun di dunia yang akan datang ( Bdk Roma 2:4 )

  • “Maukah engkau menganggap sepi kekayaan kemurahan-Nya, kesabaran-Nya dan kelapangan hati-Nya? Tidakkah engkau tahu, bahwa maksud kemurahan Allah ialah menuntun engkau kepada pertobatan?” ( Roma 2:4 )

Dalam kehidupan sosial sekarang ini kita tidak dapat mengharapkan manusia. Manusia saling mengkhianati dan menyakiti. Tidak seorangpun yang sanggup menjadi sahabat setia dan sejati mendampingi kita kecuali Tuhan Yesus. Manusia tidak pernah berbicara dan menanggapi keluhan doa dan permohonan kita. Akan tetapi Tuhan Yesus selalu bertindak menyelamatkan. Tindakan Yesus Kristus itulah yang kita sebut “ jawaban Allah” atas doa permohonan yang dipanjatkan. Oleh karena itu, marilah kita selalu mencari hadirat-Nya. Marilah kita memuliakan nama-Nya dan setia melakukan kehendak-Nya. Jikalau kita berbuat demikian. Niscaya Allah ( yang disembah di dalam Kristus Yesus ) pasti memenuhi semua janji-Nya atas hidup kita !


Soli Deo Gloria

Friday, January 1, 2010

Kuasa Doa : " Terlalu Sibuk ? Justru Harus Berdoa "


KUASA DOA : “ Terlalu Sibuk ? Justru Harus Berdoa “


“ Sesungguhnya, Allah telah mendengar, Ia telah memperhatikan doa yang kuucapkan. Terpujilah Allah, yang tidak menolak doaku dan tidak menjauhkan kasih setia-Nya dari padaku” (Mazmur 66:19-20 )


Ada sebuah penelitian yang cukup unik, yang membuktikan bahwa kuasa doa itu luar biasa bila diterapkan dalam dunia kerja. Sebuah perusahaan asuransi Amerika mengharuskan kepada seluruh salesman yang dipekerjakan untuk berdoa setiap pagi sebelum memulai kerja dan memprospek orang. Faktanya adalah mereka yang dengan tulus melakukan hal itu memiliki kinerja yang luar biasa dan mencapai hasil tiga kali lipat dibandingkan mereka yang tidak melakukannya !

Apa yang membuat doa menjadi sedemikian efektif ? Dengan doa kita merasa yakin bahwa Tuhan akan memberkati dan membuka jalan bagi kita. Dengan doa kita yakin bahwa Tuhan akan memberikan kekuatan ketika kita sedang menghadapi masalah berat. Rasul Paulus mengungkapkan hal tersebut kepada kita melalui suratnya kepada jemaat di Roma. Dia berkata jikalau kamu menderita ya berdoalah ! Anjuran dan saran tersebut tertulis di dalam Roma 12 : 12 :


  • “Bersukacitalah dalam pengharapan, sabarlah dalam kesesakan, dan bertekunlah dalam doa!” (Roma 12:12 )

Dengan doa kita yakin bahwa tidak ada perkara yang mustahil bagi Tuhan dan tidak ada yang mustahil bagi orang yang percaya kepada-Nya !


  • “Jawab Yesus: "Katamu: jika Engkau dapat? Tidak ada yang mustahil bagi orang yang percaya!" ( Markus 9:23 )

Doa memang hal sederhana yang bisa dilakukan oleh semua orang. Meski demikian kuasa doa adalah luar biasa, hingga membuat kehidupan kita menjadi lebih baik dari sebelumnya ! Rasul Yakobus menuliskan hal tersebut dan memberitahukannya kepada kita sebagaimana tertulis di dalam Yakobus 5 : 16 :


  • “Karena itu hendaklah kamu saling mengaku dosamu dan saling mendoakan, supaya kamu sembuh. Doa orang yang benar, bila dengan yakin didoakan, sangat besar kuasanya” ( Yakobus 5:16 )

Sebelum kita melakukan aktifitas pekerjaan, adalah baik jika kita mengawali dulu dengan berdoa kepada Tuhan. Itu tanda bahwa kita benar-benar mengandalkan Tuhan di dalam pekerjaan kita. Dengan kita berdoa, percayalah bahwa hikmat Tuhan akan turun ke atas kita, hingga kita bisa berpikir dengan jernih, merasa percaya diri dan tenang, mengambil keputusan dengan tepat dan melangkah dengan pasti.

Bagaimana dengan Anda ? Apakah Anda selalu mengawali pekerjaan Anda dengan doa terlebih dahulu ? Ataukah sebaliknya selama ini kita menganggap bahwa doa hanyalah sebuah ritual di gereja saja ? Libatkanlah Tuhan di tempat kerja Anda dan buktikanlah bahwa akan ada begitu banyak hal luar biasa yang Anda akan alami. Orang-orang tertarik untuk berdoa karena mereka tahu bahwa kuat kuasa Allah terutama mengalir kepada orang yang berdoa. Hudson Taylor berkata : “ Bahwa kalau kita bekerja, kita yang bekerja ; tetapi kalau kita berdoa, Tuhanlah yang bekerja”. Semakin Anda meyakini kemahasanggupan Allah, semakin diperlihatkan-Nya kesanggupan-Nya kepada Anda.Hal ini telah dikatakan Tuhan Yesus dalam Firman-Nya sebagai berikut :


  • “Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa berkata kepada gunung ini: Beranjaklah dan tercampaklah ke dalam laut! Asal tidak bimbang hatinya, tetapi percaya, bahwa apa yang dikatakannya itu akan terjadi, maka hal itu akan terjadi baginya” ( Markus 11:23 )

Bila Anda berdoa, percayalah Anda akan melihat satu pameran kuat kuasa Allah.Anda akan melihat betapa mengagumkannya kuasa doa itu. Doa akan mengubah segalanya. Doa akan mengubah kehidupan Anda !


Soli Deo Gloria