Loading...

Wednesday, January 14, 2009

KONTROVERSI KARENA NAMA ALLAH ( Malaysia, Kembali Kontroversi Karena Nama Allah )




Malaysia, Kembali Kontroversi Karena Nama Allah


SUNDAY, 07 DECEMBER 2008

Total View : 1720 kali

Seorang Kristiani Malaysia menuntut pemerintah dengan tuduhan telah melakukan pelanggaran terhadap hak-hak keagamaannya setelah aparat bandara menangkapnya karena kedapatan membawa sejumlah CD pendidikan Kristiani yang dibawanya dari Indonesia, ujar pengacara wanitanya.

Pihak berwajib di negara yang mayoritas penduduknya muslim tersebut telah menyita sebanyak delapan CD dari Jill Ireland ketika dia kembali ke Malaysia pada 11 Mei lalu setelah melakukan sebuah perjalanan ke Jakarta, ungkap pengacaranya, Annou Xavier, pada Kamis malam lalu.

Menteri dalam negeri dalam sebuah suratnya memberitahukan bahwa sebagian besar CD yang disita tersebut bertuliskan nama "Allah" pada cover CD, yang mana non- Muslim dilarang menggunakan nama tersebut, kata Xavier.

Ireland ingin agar pihak Pengadilan Tinggi Kuala Lumpur mengeluarkan sebuah pernyataan yang mengijinkannya untuk menggunakan semua materi yang berkaitan dengan keagamaan dalam CD tersebut hanya untuk konsumsi pribadinya, jelas Xavier.

Pihak pengadilan, Kamis lalu menjadwalkan mengadakan dengar pendapat pendahuluan pada 30 Januari mendatang.

Pengacara pemerintah Suzana Atan menolak mengomentari kasus tersebut secara detail, namun pihaknya menyatakan bahwa yang bersangkutan telah melanggar larangan penggunaan nama "Allah" kecuali dikeluarkan oleh penerbit Muslim.

Undang-undang dasar Malaysia menjamin kebebasan beribadah bagi non-Muslim, yang berjumlah lebih dari sepertiga dari 27 juta penduduk negara tersebut.

Meskipun demikian, kelompok minoritas Budha, Kristiani dan Hindu semakin kuat menyuarakan tuduhan diskriminasi agama terkait dengan beberapa insiden yang terjadi beberapa waktu terakhir ini seperti pembongkaran candi-candi Hindu oleh aparat pemerintah.

Pemerintah tahun lalu telah mengeluarkan peraturan yang melarang non-Muslim menggunakan kata "Allah", yang berasal dari bahasa Arab yang sinonim dengan kata ‘Tuhan" dalam bahasa nasional Malaysia.

Larangan tersebut telah memicu kritikan dari Kristiani yang menggunakan kata tersebut guna menyebut nama Tuhan dalam Alkitab bahasa Malayu dan berbagai penerbitan lainnya. Sebuah gereja Malaysia dan surat kabar mingguan Kristiani telah mengajukan perkara tersebut ke pengadilan guna menentang larangan tersebut.

Pejabat pemerintah sendiri mengungkapkan keprihatinannya terhadap penggunaan nama "Allah" dalam Literatur Kristiani yang dianggap dapat membingungkan masyarakat Muslim Malaysia serta dapat menyeret mereka pada ke-Kristenan.

Sumber : Kristiani Pos/VM

Penjelasan secara analisia teologis (alkitabiah):

Dalam Keluaran 6, istilah “El Sadday” muncul bersamaan dengan penyingkapan nama Allah yang khusus dan satu-satunya yang pernah Allah singkapkan (dalam Perjanjian Lama), yaitu Yahweh (YHWH). Meskipun ini juga bahasa antropomorphisme, tetapi ini secara khusus dipakai oleh Allah untuk menamai diri-Nya. Ia berfirman bahwa YHWH adalah nama-Nya selama-lamanya (Bdk. Kel 3:15). Maksudnya tentu bukan secara harafiah lalu selama-lamanya orang percaya hanya boleh memanggil Allah dengan nama tersebut (karena realitanya anak-anak Tuhan dalam Perjanjian Lama juga tidak selalu memanggil Allah dengan nama tersebut. Bahkan mereka menterjemahkan dengan kata Yunani “Kyrios atau Adonai” atau Lord/ Tuhan atau terjemahan Latin “Dominus”). Jadi, jikalau Allah menyingkapkan YHWH sebagai nama-Nya, maksudnya adalah :

1. Ia ingin dikenal oleh umat-Nya sebagai Allah (Elohim) dari Abraham, Ishak, dan Yakub yang nama-Nya YHWH (tentragramaton atau empat konsonan yaitu Yod, He, Wau, dan He). Yaitu Allah “ El Sadday” yang mampu memberikan jaminan pemenuhan segala yang dijanjikan. Untuk ini dengan tepat, Martin Buber menterjemahkan “ ehyeh asher ehyeh/ I am that I am” dengan terjemahan “ I will be atau “ I am the causes to be” artinya “Aku adalah Allah yang setia pada janji-Nya yang selalu sedang berkarya untuk membebaskan umat-Nya”.

2. Ia ingin dikenal secara pribadi dan unik oleh umat-Nya. Bukan sebagai Elohim atau sebutan Allah yang “umum” yang bangsa-bangsa kafirpun pakai. Ia memang Allah karena hanya ada satu Allah atau El/Elohim (Ul 6:4, Mark 12:32, 1 Tim 2:5, Yak 2:19) sehingga umat-Nya boleh memanggil Dia dengan sebutan “Allah” juga. Tetapi Ia ingin supaya umat-Nya menyadari bahwa Ia adalah “ Allah YHWH” atau Elohim YHWH atau YHWH Elohim. Artinya Ia adalah Allah Elohim yang “ YHWH” yaitu yang setia dengan perjanjian (covenant) sehingga terus-menerus sedang berkarya untuk membebaskan umat-Nya dari belenggu dosa. Nama yang menunjuk pada karya Allah yang menemukan pemenuhannya dalam “ Yesus Kristus”, yaitu “ Nama diatas segala nama “.

Dalam Perjanjian Lama YHWH masih dibedakan dari Adonai karena karya keselamatan belum disempurnakan di dalam Dia (Kristus). Ini nampak dengan jelas dalam perbedaan pemakaian kata Tuhan untuk YHWH dan Tuhan untuk Adonai. Nabi Yesaya, misalnya, menyaksikan perjumpaannya dengan Tuhan/Adonai/Lord (hanya satu huruf besar) dalam Yesaya 6 dan bukan TUHAN/LORD/YHWH (semua huruf besar) seperti yang dijumpai oleh Musa ( Kel 3). Baru kemudian, setelah Tuhan Yesus Kristus menyelesaikan secara sempurna karya penebusan-Nya, Ia diberi Nama diatas segala nama, dan semua lidah akan mengaku bahwa Yesus adalah TUHAN/LORD/ YHWH yaitu kemuliaan Allah, kemuliaan Bapa (FIL 2:9-10). Diluar Kristus, Bapa tak pernah dapat dipermuliakan.

Penjelasan lanjut Dari Sahabat Gembala :

Memang ada yang mempersoalkan bahwa penggunaan nama Allah oleh orang Kristen dilarang di Malaysia sebagaimana kita lihat pemberitaan diatas, karena dianggap bahwa nama Allah adalah nama yang aslinya dari Al-Quran dan karena itu milik khas Islam (Muslim). Kalau hal ini yang membuat pemerintah Malaysia melarang penggunaan kata “Allah” di kalangan umat Kristen Malaysia, hal ini sangatlah diskriminatif, tidak beralasan, memojokkan dan takabur. Mengapa saya sebut demikian ? Sejarah dan mukjizat yang dikerjakan oleh Roh Kuduslah yang akan menjawabnya sebagai berikut :

Pertama :

Dikalangan pengkikut Kristus Yesus, kelihatannya sejak awal perkembangan agama Kristen dikalangan bangsa Arab, nama Allah-lah yang didengar oleh orang Arab dalam bahasa mereka sendiri ketika mereka mendengarkan khotbah Petrus di Yerusalem pada hari Pentakosta yaitu bahasa Arab, sebagai berikut :

“Ketika tiba hari Pentakosta, semua orang percaya berkumpul di satu tempat. Tiba-tiba turunlah dari langit suatu bunyi seperti tiupan angin keras yang memenuhi seluruh rumah, di mana mereka duduk; dan tampaklah kepada mereka lidah-lidah seperti nyala api yang bertebaran dan hinggap pada mereka masing-masing. Maka penuhlah mereka dengan Roh Kudus, lalu mereka mulai berkata-kata dalam bahasa-bahasa lain, seperti yang diberikan oleh Roh itu kepada mereka untuk mengatakannya. Waktu itu di Yerusalem diam orang-orang Yahudi yang saleh dari segala bangsa di bawah kolong langit. Ketika turun bunyi itu, berkerumunlah orang banyak. Mereka bingung karena mereka masing-masing mendengar rasul-rasul itu berkata-kata dalam bahasa mereka sendiri. Mereka semua tercengang-cengang dan heran, lalu berkata: "Bukankah mereka semua yang berkata-kata itu orang Galilea? Bagaimana mungkin kita masing-masing mendengar mereka berkata-kata dalam bahasa kita sendiri, yaitu bahasa yang kita pakai di negeri asal kita: kita orang Partia, Media, Elam, penduduk Mesopotamia, Yudea dan Kapadokia, Pontus dan Asia, Frigia dan Pamfilia, Mesir dan daerah-daerah Libia yang berdekatan dengan Kirene, pendatang-pendatang dari Roma, baik orang Yahudi maupun penganut agama Yahudi, orang Kreta dan orang Arab, kita mendengar mereka berkata-kata dalam bahasa kita sendiri tentang perbuatan-perbuatan besar yang dilakukan Allah." ( Kis 2:1-11).

Perhatikan, bahwa dalam bahasa Arab, yang terjadi dengan mukjizat bahasa yang dikerjakan oleh Roh Kudus. Pada saat itu, bukannya orang Arab mengerti bahasa yang diucapkan oleh para rasul, sebaliknya para rasullah yang didengar berkotbah dalam bahasa Arab ! Dikalangan Kristen Arab kemudian, kita sudah melihat pada saat Konsili Efesus ( 431 M), wilayah suku Arab Harits/Aretas dipimpin seorang uskup bernama Abdelas yang adalah nama Yunani dari Abdullah. Penggunaaan bahasa Arab dalam komunitas Arab-Kristen juga sudah dilihat jejaknya sebelum kelahiran Muhammad, Islam (Muslim) dan Al-Quran. Pemakaian istilah Allah di lingkungan Kristen ini dibuktikan dari sejumlah inskripsi dari masa pra-islam yang ditemukan di sekitar wilayah Syria. Ada dua inskripsi penting : pertama inskripsi Zabad ( tahun 512 ) yang diawali dengan rumusan “ Bism al-Ilah (dengan nama al-Ilah ) yang kemudian disusul dengan nama-nama Kristen Syria, dan kedua, Inskripsi “ Umm al-Jimmal” ( juga berasal abad ke 6 Masehi) yang diawali dengan ucapan “ Allahu ghafran” ( Allah mengampuni “ ). Alkitab bahasa Arab pun sejak awalnya sudah menggunakan kata Allah untuk menyebut El/Elohim/Eloah.

Kedua :

Nama Allah bukanlah kosakata Islam, melainkan kosakata bahasa Arab sebab sudah digunakan sejak keturunan Semitik suku Arab yang menyebut El/Il dalam dialek mereka, dan juga digunakan orang Arab yang beragama Yahudi dan Kristen jauh sebelum kehadiran Muhammad, Al-Quran dan Islam. Di negara-negara berbahasa Arab kini ada 29 juta umat Kristen yang berseru kepada nama Allah, dan saat ini ada empat Alkitab bahasa Arab yang menggunakan nama Allah.

Dari dahulu sampai sekarang, orang Kristen di Mesir, Libanon, Iraq, Indonesia, Malaysia, Brunai, Singapura dan di berbagai negara di Asia serta Afrika yang dipengaruhi oleh bangsa Arab, terus menggunakan kata allah- jika ditulis biasanya menggunakan huruf kapital “ Allah” untuk menyebut Pencipta Alam Semesta dan Bapa Tuhan kita Yesus Kristus, baik dalam ibadah maupun dalam tulisan-tulisan.

Dalam studinya selama dua tahun di Kairo, Bambang Noorsena menyebutkan bahwa sudah lama di kota Kairo, ada Gereja Al-Mu’alaqqah yang pintunya ditulisi kaligrafi Arab : “ Allah Mahabah “ ( Allah itu Kasih ). Di pintu lainnya tertulis Ra’isu al-Hikmata Makhaafatu Ilah ( Permulaan Hikmat Adalah Takut kepada Allah ), dan dari situ ada sinagoga Ben Ezra di mana disebut bahwa dahulu di situ Rabbi Moshe Ben Ma’imun menulis buku Al-Mishnah dan Dalilat el-Hairin dalam bahasa Ibrani dan Arab di mana El/Elohim diterjemahkan sebagai Allah.

Dari kenyataan ini, jelaslah sudah bahwa nama Allah bukanlah monopoli milik orang Arab masa Jahiliah ataupun orang Islam (Muslim). Sebaliknya, nama itu adalah nama dalam bahasa Arab dari nama yang sama juga, yang menunjuk pada El/Elohim/Eloah atau Theos dalam Alkitab Kristen, dan yang sudah digunakan sebelum masa jahiliah dan sebelum Muhammad, Al-Quran dan Islam (Muslim) lahir.

Semoga anda tahu

Salam sejahtera semua

Sahabat Gembala.



23 comments:

  1. Kita berdoa agar supaya Tuhan Yesus menjamah dan mengetuk hati para pejabat dan pemerintah Malaisya agar lebih bijaksana memperlakukan umat Tuhan di Malaysia. Kita tahu bahwa pemerintah adalah hamba Allah. Tidak ada yang mustahil bagi Tuhan. Kiranya umat Tuhan di Malaysia tetap berdoa,karena Alkitab berkata bahwa Kekristenan akan mengalami penghambatan dari dunia ini.Dan itu terjadi karena seijin dan sepengetahuan Tuhan Allah. Rasul Paulus berkata " Allah turut bekerja dalam segala hal untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah yaitu mereka yang yang mengasihi Dia ( Bdk Roma 8:28). Maju terus dalam Tuhan.Tuhan beserta kita..Amin

    ReplyDelete
  2. Kami berdoa, agar orang-orang Kristen di Indonesia kembali menyebut Tuhan dengan namaNya sesuai Kitab Suci yaitu YHWH, bukan Allah.

    salam'
    www.gkmin.net

    ReplyDelete
    Replies
    1. SEBAIKNYA ANDA JANGAN MENJADI PICIK HANYA MASALAH BAHASA, MUNGKIN SUATU HARI NANTI KETIKA ANDA BERADA DI MESIR ATAU DI LIBANON ATAU PALESTINE MENDENGARKAN KEBAKTIAN GEREJA DISANA. JAGAN JANGAN ANDA MENGIRA MEREKA SEDANG MEMBACA QURAN.

      Delete
  3. Syalom,
    Mungkin sy agak terlambat memberi komentar utk tulisan ini. Sy sbg pengikut Kristus yg concern akan masalah ini berusaha memandang dr kacamata ke-2 belah pihak.

    Motivasi sy bkn utk tahu mana yg cocok buat sy, tetapi utk mencari tahu manakah sebenarnya yg lebih berkenan di hati Bapa di surga.

    Setelah punya alasan2 yg cukup kuat, barulah sy membuat keputusan. Dan keputusan pribadi sy itu adalah meninggalkan pemakaian kata "Allah." Anda bisa lihat alasan2 sy itu di http://www.kristenemasmurni.com/?page_id=654

    Tuhan Yesus memberkati.

    ReplyDelete
  4. yg tulis koment diatas......apa ya.........???????
    hahahahhhahahahhhahahahahahahaahahhahahahahahahha
    sudah tau Tuhan/Allahx Abraham, Ishak, Yakub itu YHWH.................msh tetap keukeh.........ampunnnn Djjjjjjjjjjjjjj........hahahahhhhhhhhhhhaa

    ReplyDelete
  5. Diluar Kristus Bapa gak bisa dipermuliakan ?????????????????????????????????????????????????????????????
    hahahahahahahahahha..........
    waduh.................trus yg di sorga itu siapa donk yg disembah siang dan malam ????????????????
    trus yang disembah dan dimuliakan sama Abraham, Ishak dan Yakub, Daud, Salomo, dst...........sebelum Kristus itu siapa cb ????????????????
    YHWH.........namanya......................jd koment si penulis ====== ?@#$@$%^$@@$%&&%@@#$????
    lucuuuuuuuuu bangetttttttt...........

    ReplyDelete
  6. @ gkmin : mmg udah seharusnya begitu kaleeeeeeee.............gak pake tapa-tapian..........udah jelas kog YHWH...........tapi malah di ganti jd allah (al-ilah ???????) tuhan ( theos / zeus )????????????????
    klo sahabat gembala namanya SAMSUL lahir di Malaysia. Setelah berkeliling nyasar ke planet sekalipun apakah namanya dia sendiri rela di gantiin orang jadi SIMON kaleee........kecuali klo dy teroris mmg kudu gonta-ganti nama...........ini nama YHWH Allah Israel gak m diakui................................

    ReplyDelete
  7. http://wirajhana-eka.blogspot.com/2008/10/einstein-untuk-kategori-agama-kosmis.html

    ReplyDelete
  8. Nama tuhannya aja bingung....Tuhannya ada berapa juga bingung (1=3)....Alkitabnya aja ada empat yang isinya beda-beda dan bikin bingung....bingung...bingung....bingung....

    ReplyDelete
  9. Tidak usah bingung. Tuhan Allah yang menciptakan manusia di bumi ini, Dia juga yang memberikan beraneka ragam bahasa di dunia ini. Bahasa tumbuh-tumbuhan, bahasa hewan, bahasa malaikat, dsb pun dia tahu. Jadi Alkitab itu satu kesatuan dari PL dan PB. Jadi kalau Alkitab berbicara tentang oknum pencipta langit dan bumi,itu menunjuk kepada Allah YAHWEH, Allah YHWH, TUHAN, LORD, yang menyesesaikan secaea sempurna karya penebusan-Nya di dalam Tuhan Yesus Kritus.

    Salam semua

    ReplyDelete
  10. Dan kepunyaan Allah-lah apa yang di langit dan yang di bumi, dan sungguh Kami telah memerintahkan kepada orang-orang yang diberi kitab sebelum kamu dan (juga) kepada kamu; bertakwalah kepada Allah. Tetapi jika kamu kafir maka (ketahuilah), sesungguhnya apa yang di langit dan apa yang di bumi hanyalah kepunyaan Allah[360] dan Allah Maha Kaya dan Maha Terpuji (An Nisa 131)
    Dan diantara manusia ada orang-orang yang menyembah tandingan-tandingan selain Allah; mereka mencintainya sebagaimana mereka mencintai Allah. Adapun orang-orang yang beriman amat sangat cintanya kepada Allah. Dan jika seandainya orang-orang yang berbuat zalim itu mengetahui ketika mereka melihat siksa (pada hari kiamat), bahwa kekuatan itu kepunyaan Allah semuanya, dan bahwa Allah amat berat siksaan-Nya (niscaya mereka menyesal). (Al Baqarah 165)
    Tidaklah kamu tahu bahwasanya Allah: kepada-Nya bertasbih apa yang di langit dan di bumi dan (juga) burung dengan mengembangkan sayapnya. Masing-masing telah mengetahui (cara) sembahyang dan tasbihnya, dan Allah Maha Mengetahui apa yang mereka kerjakan. (An Nuur 41)
    Katakanlah: "Siapakah Tuhan langit dan bumi?" Jawabnya: "Allah." Katakanlah: "Maka patutkah kamu mengambil pelindung-pelindungmu dari selain Allah, padahal mereka tidak menguasai kemanfaatan dan tidak (pula) kemudharatan bagi diri mereka sendiri?." Katakanlah: "Adakah sama orang buta dan yang dapat melihat, atau samakah gelap gulita dan terang benderang; apakah mereka menjadikan beberapa sekutu bagi Allah yang dapat menciptakan seperti ciptaan-Nya sehingga kedua ciptaan itu serupa menurut pandangan mereka?" Katakanlah: "Allah adalah Pencipta segala sesuatu dan Dia-lah Tuhan Yang Maha Esa lagi Maha Perkasa." (Ar Ra’d 16)
    Dia telah mensyari'atkan bagi kamu tentang agama apa yang telah diwasiatkan-Nya kepada Nuh dan apa yang telah Kami wahyukan kepadamu dan apa yang telah Kami wasiatkan kepada Ibrahim, Musa dan Isa yaitu: Tegakkanlah agama dan janganlah kamu berpecah belah tentangnya. Amat berat bagi orang-orang musyrik agama yang kamu seru mereka kepadanya. Allah menarik kepada agama itu orang yang dikehendaki-Nya dan memberi petunjuk kepada (agama)-Nya orang yang kembali (kepada-Nya). (Asy Syuraa 13)
    (yaitu) orang-orang yang telah diusir dari kampung halaman mereka tanpa alasan yang benar, kecuali karena mereka berkata: "Tuhan kami hanyalah Allah." Dan sekiranya Allah tiada menolak (keganasan) sebagian manusia dengan sebagian yang lain, tentulah telah dirobohkan biara-biara Nasrani, gereja-gereja, rumah-rumah ibadat orang Yahudi dan masjid- masjid, yang di dalamnya banyak disebut nama Allah. Sesungguhnya Allah pasti menolong orang yang menolong (agama)-Nya. Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Kuat lagi Maha Perkasa, (Al Hajj 40)

    ReplyDelete
  11. Lho..kok bisa yang belakangan muncul berani memprotes yang pertama lahir ? Apapun kata loe…ngak ada artinya, sebab Kekristenan itu hadir jauh sebelum Islam ada. Kekristenan ada sejak tahun 50 M. Sedangkan Islam baru ada setelah 600 tahun kemudian ( 632 M ). Kekristenan saja tidak menyangkal kebenaran agama Yahudi ( Yudaism) yang sudah ada sejak Allah memilih bangsa Israel/ Yahudi melalui Abraham, Ishak dan Yakub, yang justru kebenaran itu menjadi dasar/fakta/benang merah lahirnya Kekristenan melalui Yesus Kristus sebagai Juruselamat. Melalui bangsa Yahudilah Allah menyatakan keselamatan-Nya supaya semua bangsa di dunia tanpa membatasi ras, suku, budaya, termasuk bahasa, dapat mengenal Allah Pencipta langit dan bumi. Dan supaya melalui konteks lintas budaya semua suku bangsa mengenal Allah Yahweh melalui bahasanya masing-masing. Misalkan kalau orang Batak mengenal Allah Yahweh/ Allah Bapa, dengan sebutan “Debata” atau orang Jawa dengan sebutan “ Gusti Allah”, atau bangsa Inggris menyebut Allah Yahweh dengan sebutan “ Lord/God “. Apakah anda bisa memprotes bahasa suku/bangsa tertentu hanya gara-gara mempersoalkan kosa kata “Allah”? Sedangkan Allah hadir didalam setiap budaya, suku dan bahasa suatu bangsa. Terlalu naif dan picik suatu pemikiran/keyakinan yang membatasi karya Allah yang sanggup menembus dimensi budaya suatu bangsa di seluruh dunia, apalagi agama yang baru belakangan muncul berani memprotes keyakinan umat Kristen dan bersaksi dengan fakta-fakta yang tidak berdasar dan dikarang-karang. Astagfirullah al-adzim….Kiranya Allah Bapa/ Allah Yahweh/Allah Abraham, Ishak, Yakub, Allah yang disembah di dalam Yesus Kristus mengampuni kalian semua. Siapakah yang dapat mengetahui kesesatan ? Seperti pemazmur katakan : Siapakah yang dapat mengetahui kesesatan? Bebaskanlah aku dari apa yang tidak kusadari.( Mazmur 19:13 )

    ReplyDelete
  12. ooooooh Tuhan kalian punya Bapak ya...trus kakek neneknya siapa dong...?

    ReplyDelete
  13. rahasia.........yang boleh tau hanya Paulus

    ReplyDelete
  14. http://www.sarapanpagi.org/menjamu-tuduhan-dan-salah-paham-vf36.html

    ReplyDelete
  15. kenapa:
    muhamad sendiri tidak tahu pasti dirinya masuk surga
    nama Isa jauh lebih banyak disebut dalam quran
    kenapa quran sendiri wahyukan kedatangan ISA yg kedua kali
    kenapa quran bilang tidak ada nama yg lebih agung di dunia selain ISa
    kenapa quran katakan Isa adalah hakim terakhir
    kenapa muhamad istrinya banyak
    kenapa mau menikahi anak dibawah umur
    kenapa seorang nabi bisa berpikir untuk bunuh diri
    kenapa halal menumpahkan darah dalam islam dgn alasan tertentu apapun itu membunuh dosa, agamaseharusnya idealis
    kenapa semua nabi yahudi dan nasrani ada dalam quran
    kenapa kabah berpilar tiga (menurut saya konsep Tri Tunggal: Bapak, Anak dan Roh kudus)
    kenapa quran banyak sekali mewahyukan kedatangan ISA tanpa menuliskan keberadaan muhamad di akhir dunia ini nantinyaa
    kenapa kalian sibuk mewartakan injil dipalsukan, tahu dari mana?
    kenapa karena ajaran sesat barnabas kalian katakan injil palsu, bagaimana dgn ahmadiyah yg punya nabi baru orang india, berartialquran palsu juga

    saudara muslim, ini harus ditanyakan pada diri anda sendiri, kenapa...masih banyak kenapa lainnya.....tidak perlu lihat kitab agama lain, telaah saja semua dalam quran untuk cari kebenaran...quran sudah jelas infokan siapa ISA Almasih...kelahirannya ada dalam quran, hidupnya, keajaibannya sampai kedatangan dari langit pun ada...Yesus mau kalian selamat..hanya itu saja....

    ReplyDelete
  16. kalo kalian anggap Yesus juru selamat............sana kalian sepong dulu kontolnya sampai puassssssssss

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bertobatlah kamu yang menghujat dan cakap kotor ! Pada akhirnya orang fasik yaitu yang membenci Tuhan dan membenci umat-Nya akan hancur dan binasa seperti lilin yang meleleh di hadapan TUHAN.

      Delete
  17. "Allah" adalah Tuhan Ciptaan Muhammad, kalau Muhammad mengangkat dirinya sendiri sebagai nabi terakhir sesudah Isa adalah bohong. Coba kita renungkan bahwa Ismael pun tidak mengenal Tuhan yang bernama "Allah" itu. Coba cari di kitab Injil yang di Israel dimana kitab ini ditulis apa ada Tuhan bernama diri "Allah" itu???
    Ketahuilah bahwa "Allah" adalah 666, dan ini diakui sendiri oleh orang Islam.
    Tanda di dahi dan di tangan kanan sebagai indikasi si 666 atau Lucifer sudah digenapi.
    Tanda akhir jaman sudah dekat!!!

    ReplyDelete
  18. Membingungkan seh, tapi klo buat saya pribadi yg penting kita tau siapa yg kita sembah, contoh aja bapak gue namanya "selamet" bukan berarti semua yg namanya selamet bisa jadi bapak gue , selamet yg bapaku adalah selamet yg nikah sama Ibu nani dan melahirkan si tono dan tinggal di jl.sempurna no 11. Jadi gak peduli panggilan Allah itu ada di islam ato dimanapun yang gue tau ALLAH yg gue sembah adalh TUHAN ALLAH yg gue kenal dalam JESUS KRISTUS yg disembah abraham, ishak, yakub yang DIA juga dapat ku panggil Adonai, El-Shaday dan banyak lagi yg menyatakan kemuliaannya dan yang sangat jelas bahwa Allah yg gue sembuh bukan yg ada di alquran ato pun allah yg diperkenalkan muhamad, sori yau..allah yg diajarkan muhamad gak mahakuasa krn tergantung ama muhamad.....

    ReplyDelete
  19. JANGANLAH ANDA MENJADI PICIK KARENA SEBUAH BAHASA . PERNAHKAH ANDA KEGEREJA DI PALESTINE ATAU MESIR ATAU LIBANON. MAKA DENGARKANLAH APA YANG DISEBUT MEREKA "ALLAH" BUKAN TUHAN ATAU LORD . KARENA ALLAH ADALAH BAHASA ARAB MAUPUN YAHUDI . KALAU ORANG YAHUDI BILANG RUMAH TUHAN (GEREJA ATAUPUN MESJID) MEREKA MENYEBUT BAITULLAH atau BED ARTINYA RUMAH ALLAH ARTINYA TUHAN. BEDLEHEM SAMA ARTINYA JUGA DALAM BAHASA ARAB BED RUMAH, LEHEM ATAU LAHAM ARTINYA DAGING, JADI RUMAH DAGING.MENGAPA HARUS DIRIBUTKAN MASALAH BAHASA?? BAHKAN AKAN MENUNJUKKAN BAHWA ANDA SEBENARNYA BODOH.

    ReplyDelete
  20. intinya allah itu sudah ada pada masa seblum islam dan itu artinya adalah yang di agungkan atau disembah untuk orang arab ketika itu orang arab juga ada yang sudah percaya YESUS sebelum tahun600, dan yang terpenting adalah ketika kita berdoa KIBLAT KITA adalah dalam namaYESUS KRISTUS,CONTOH SEBUTAN nama yang di agungkan bangsa2:israel=YHWH,inggris=LORD/GOD,indonesia=TUHAN,arab/timur tengah:allah sekarang anda pilih yangmana aja bebas tapi ingat DIDALAM NAMA YESUS KRISTUS,jadi nama allah kita yang terakhir adalah YEHUWA YESUOS CRISTUOS(TUHAN YESUS KRISTUS)

    ReplyDelete
  21. UNTUK TEMAN MUSLIM:siapa yang bilang allah kami beranak
    anda keliru PERHATIKAN anda anak smknegri7 sejak kapan smknegri7 kawin dengan smk negri 6 dan melahirkan ANDA,KEMUDIAN anda mau tempah anak kunci sejak kapan gembok bisa melahirkan atau bertelor???anak kunci,kayak nya kepada anda tidak layak sya sebutkan bahasa manusia yang lazim SEPERTI YANG DILAKUKAN PARA pemberita injil yang menyebutkan YESUS ANAK ALLAH: ini yang sebenarnya YESUS ADALAH PENJELMAAN(RENKARNASI) TUHAN(YAHWE BAPA atau Allah Bapa)menjadi wujud Yesus namun Dia tetap berada disorga.ini dia ayatnya johanes3:16"karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini sehingga ia mengaruniakan ANAKNYA YANG TUNGGAL,supaya setiap orang yang percaya kepadaNya tidak binasa melainkan beroleh hidup yang Kekal" perhatikan ucapan di atas: ANAKNYA YANG TUNGGAL(ARTINYA PERWUJUDAN DIRINYA YANG TERBAIK)karena Tuhan menyebutkan anaknya disana supaya lebih bisa kita rasakan gimana jika kita punya anak yang baik/bukan bandal,berarti jantung hati kita ,paham...jadi anda mungkin bertanya KOK BISA yah TUHAN BERGANTI WUJUD yah jawabannya BISA JGNKAN berganti wujud menjadi tri tunggal BERWUJUD 1 juta pun dia bisa karena otak kita yang sebesar TEMPURUNG TIDAK SANGGUB mengkaji pikiran Dia yang jelas saat ini DIA diatas core i7 JAUUUUUH LAGI

    ReplyDelete